Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tes Tahap II PPDB SMA Unggul Garuda Baru Digelar di 43 Lokasi, Ini Bocoran Materinya

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026

MerahPutih.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memaparkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Garuda merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar Tes Tahap II Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru di 43 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia pada Kamis (16/4).

Pelaksanaan tes tahap II untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali dilaksanakan di lima lokasi, salah satunya di Universitas Gunadarma, Depok.

Stefanus Christian Julianto yang menjadi salah satu peserta mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang dapat mengikuti tes tahap II ini dan berharap dapat menjadi salah satu siswa di SMA Unggul Garuda Baru.

Baca juga:

Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas

"Perasaan saya senang, meskipun beberapa soal yang belum sempat saya pelajari, tapi saya percaya diri karena saya sudah belajar semaksimal mungkin dan saya mengandalkan semua kepada Tuhan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (17/4).

Hal serupa juga dirasakan oleh Labib Nafi Sadoni yang menyampaikan, dengan persiapan yang telah dilakukan, dirinya optimistis dapat bersaing dengan peserta lainnya.

"Tes seleksi masuk Sekolah Garuda ini diikuti oleh banyak peserta dari Sabang sampai Merauke yang bersaing secara sehat di tingkat nasional, tapi aku yakin pasti bisa bersaing dengan peserta lainnya," ujar Labib.

Pelaksanaan Tes Tahap II meliputi Tes Potensi Akademik dan Tes Akademik, berupa Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Dari total 1.478 pendaftar yang telah dinyatakan lolos di tahap I, sebanyak 1.334 orang peserta hadir pada pelaksanaan tes yang dilaksanakan secara serentak di tiga zona waktu Indonesia. (*)

Baca Artikel Asli