Teduhkan Suasana, Para Santri Bikin Pendukung Jokowi dan Prabowo Bersalaman dan Cipika-cipiki

Minggu, 05 Mei 2019 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Ada yang unik yang dilakukan relawan dari kalangan santri dan gus yang tergabung dalam Barisan Gus dan Santri (Baguss) Bersatu. Mereka mengajak pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk selawatan bareng di Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Selawatan tersebut sebagai upaya mereka untuk merajut kembali tali silaturahmi. Terutama sesama kaum santri, agar tidak terpecah belah. Kalangan santi harus menjadi pelopor keutuhan umat sesuai dengan ajaran yang mereka terima di pondok pesantren.

“Santri itu di tengah masyarakat harus menjadi uswatun hasanah. Menjadi contoh kebaikan. Salah satunya dengan merajut kembali ukhuwah Islamiyah melalui acara-acara selawatan seperti ini,” kata Didin dari Baguss Bersatu.

Dia mengaku pilpres kali ini adalah yang paling menegangkan. Bisa berpotensi memecah bangsa bila tak segera diredam. Karena itu, isu-isu yang membuat kondisi semakin panas harus dihindari. Momentum Ramadhan adalah saat yang tepat.

Sholawatan
Suasana keakraban yang terjalin dalam selawatan yang digelar Barisan Gus dan Santri (Baguss) Bersatu. (ist for MP)

Suasana yang adem tercipta dalam acara selawatan ini. Pendukung dari kedua kubu saling bersalaman. Saling berpelukan. Bahkan, beberapa juga cipika cipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri). Meski diadakan Baguss Bersatu, namun panitia pelaksana dan tim sibuk berasal dari pendukung kedua kubu. “Ini sudah bukan soal 01 atau 02. Ini soal 03, yakni persatuan Indonesia. Yang mempertemukan kedua kubu adalah selawatan. Apalagi ini menjelang Ramadhan,” katanya.

Didin mengatakan, acara selawatan dipilih karena memanjatkan doa merupakan kewajiban bagi umat muslim. Dan doa-doa yang dipanjatkan tersebut sejatinya adalah doa yang berisi cinta kasih dari umat kepada nabinya. “Harapannya, pesan kasih yang selalu kita panjatkan untuk Nabi Muhammad selama beribu-ribu kali membuat kita bisa dengan mudah menebar rasa kasih. Cinta kasih pada sesama," katanya.

Selain selawatan, acara juga diisi dengan hiburan musik-musik Islami. Juga pembagian doorprize bagi para peserta . “Dengan selawatan, semoga bangsa ini menjadi adem dan tenang. Berkah selawatan kepada Baginda Nabi Muhammad,” kata Didin. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan