Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tato Love Topik TH di Tubuh Korban Penyekapan Bentuk Love Bombing! Arti, Dampak, dan Ciri-cirinya

Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026

MerahPutih.com - Fakta baru terungkap dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat. Polda Jawa Barat membenarkan adanya tato gambar wajah tersangka di tubuh korban.

Polisi menduga tato tersebut merupakan bagian dari praktik love bombing, sebuah bentuk manipulasi emosional yang kerap digunakan pelaku untuk mengendalikan korban.

Baca juga:

Menteri HAM Pigai Pastikan tak ada Ampun untuk Taufik Hidayat, Tersangka Penganiayaan Pacar

“Ada beberapa tulisan, love topik TH, dan juga ada gambar daripada tersangka di badan korban. Ini tentu saja mungkin bagian daripada love bombing yang terjalin dari keduanya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan, kepada media di Bandung, Selasa (30/6).

Hendra menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman sementara, hubungan korban dan tersangka tidak hanya sebatas kedekatan emosional. Penyidik menemukan adanya dugaan pembatasan interaksi sosial terhadap korban yang kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik.

“Yang dilakukan oleh TH ini yang berakhir kepada pembatasan interaksi sosial, yang akhirnya mengarah kepada kekerasan fisik,” Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan.

Apa Itu Love Bombing

Berdasarkan studi berjudul A Study on Love Bombing, Narcissism and Emotional Abuse among Young Adults in Relationship and Situationship dikutip dari situs kesehatan Halodog, love bombing merupakan tindakan memberikan perhatian dan kasih sayang yang berlebihan secara tiba-tiba untuk memengaruhi seseorang.

Baca juga:

Ketahui 4 Motif di Balik Perilaku Love Bombing

Studi yang dipublikasikan International Journal of Interdisciplinary Approaches in Psychology (IJIAP) (2024) itu menyebutkan love bombing sering terlihat dalam hubungan baru.

"Pelaku mencoba menciptakan kedekatan emosional yang intens, tetapi sebenarnya ini adalah bentuk manipulasi emosional,"

Dampak Psikologis Love Bombing

Love bombing dapat meninggalkan luka emosional mendalam. Korban sering kali mengalami kebingungan, rendahnya rasa percaya diri, hingga ketergantungan emosional.

Perubahan drastis dari fase penuh kasih sayang ke sikap dingin pelaku membuat korban tidak stabil secara emosional.

Korban juga berisiko mengalami stres, kecemasan berlebihan, bahkan depresi. Siklus ini biasanya berlangsung dalam tiga tahap: idealization (idolisasi), devaluation (merendahkan), dan discard (pembuangan).

Baca juga:

Kenali Ciri-Ciri Pasangan yang Suka 'Love Bombing'

Beda Love Bombing dan Perhatian yang Tulus

Masih berdasarkan studi yang sama menyebutkan perbedaan mendasar antara perhatian tulus dan love bombing terletak pada motivasi serta konsistensi.

Perhatian tulus lahir dari empati dan rasa hormat, sementara love bombing bertujuan mengendalikan dan melanggar batasan pribadi. (*)

Baca Artikel Asli