MerahPutih.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk pengangkut gas LPG dan 11 kendaraan terjadi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7) kemarin.
Peristiwa ini menelan korban jiwa seorang perempuan pengendara sepeda motor dan menyebabkan satu korban lain luka berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit (RS).
Baca juga:
Waspada Microsleep saat Naik Motor, 2 Trik ini Bisa Bikin Kamu Tetap Fokus di Jalan
Kronologi Kecelakaan
Dikonfirmasi media, dikutip Kamis (30/7), Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB.
Sopir truk diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi dari arah Jalan Soekarno-Hatta menuju lokasi distribusi LPG. Dilansir Antara, sopir baru tersadar terjadi kecelakaan ketika truk sudah berhenti setelah menabrak kendaraan terakhir.
Intinya micro sleep yang mengakibatkan satu nyawa orang meninggal dunia, yang menggunakan sepeda itu berjenis kelamin wanita,
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry
Menurut keterangan awal, truk baru selesai melakukan proses bongkar muatan sebelum melanjutkan perjalanan hingga akhirnya terjadi tragedi tabrakan di Jalan Leuwipanjang. Polisi kini telah mengamankan sopir truk beserta kendaraannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sudah kita amankan, sopir juga kita mintai keterangan untuk lebih lanjut nanti dibawa ke Unit Gakkum Polrestabes,” tandas Fiekry.
Baca juga:
Mobil Rombongan DPR Kecelakaan di Tol Pemalang, Microsleep Diduga Jadi Penyebab
Korban dan Kendaraan yang Terlibat Tabrakan Beruntun
-
1 korban tewas dievakuasi ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
-
1 korban luka berat dengan patah tulang dirawat di RS Immanuel Bandung.
-
11 kendaraan terdiri dari mobil dan sepeda motor rusak akibat tabrakan beruntun.
Saat ini, Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan olah TKP, pendataan kendaraan, serta menunggu keluarga korban untuk proses identifikasi. (*)

