Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tanggung Jawab Negara, Warga Sebut Sudah Seharusnya Vaksin COVID-19 Gratis

Zulfikar Sy - Jumat, 18 Desember 2020

MerahPutih.com - Masyarakat gembira akhirnya vaksin COVID-19 digratiskan oleh Presiden Jokowi. Mengingat vaksin ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi penularan virus corona di Indonesia.

Vaksin gratis bisa mempercepat pengendalian COVID-19 karena warga nantinya pasti mau berbondong-bondong disuntik.

Seorang warga Kelurahan Meruya, Kembangan Jakarta Barat, Agung (27) mengatakan, memang sudah seharusnya obat kebal virus corona itu disuntikkan ke warga secara cuma-cuma. Warga pasti akan antusias melaksanakan vaksin bila nantinya ada kegiatan penyuntikan.

Baca Juga:

Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021

"Gue seneng sih vaksin gratis dan memang sudah seharusnya gratis," ujar Agung kepada Merahputih.com, Jumat (18/12).

Terlebih ia juga beranggapan, vaksin merupakan tanggung jawab pemerintah kepada rakyat. Alasannya, anggaran yang dibelikan negara ialah uang rakyat dari pembayaran pajak.

Terlebih saat ini, banyak postur anggaran lain dialihkan untuk penanganan COVID-19, yang salah satunya duit untuk belanja vaksin.

"Menurut gue vaksin COVID-19 itu merupakan tanggung jawab negara pada rakyatnya, jadi harus gratis," ungkapnya.

Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)
Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)

Agung pun berpesan pada pemerintah agar kualitas vaksin yang diberikan ke masyarakat harus sama, tidak memedulikan latar belakang apa. Mau itu pejabat, tenaga kesehatan, atau warga harus sama tak boleh berbeda.

Agung berharap, vaksin yang akan disuntikkan ke rakyat harus diperiksa ulang dan dipastikan keamanannya. Jangan sampai nantinya mempunyai risiko berbahaya bagi tubuh.

"Semoga vaksin aman dan bisa didistribusikan cepat ke seluruh Indonesia deh," tegasnya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona

Hal sependapat juga diungkapkan oleh Tia (25). Ia mengaku senang pemerintah memberikan harga gratis untuk vaksin. Sehingga nantinya rakyat tidak mengeluarkan uang seperser pun. Mengingat saat ini perekonomian warga sedang melemah.

"Ya seneng lah. Jadi nanti kagak keluarin duit. Gue sih denger-denger kemarin sampai jutaan kan, (tapi) alhamdulilah gratis," paparnya.

Hanya saja, Tia berpesan ke pemerintah untuk mendistribusikan vaksin COVID-19 secara merata. Jangan sampai ada warga Indonesia yang luput dari penyuntikan.

"Paling penting nantinya pemberian vaksin harus rata. Jangan (hanya) di kota yang zona merah, tapi harus semua warga," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Diharapkan Segera Vaksinasi COVID-19 Agar Perekonomian Kembali Pulih

Baca Artikel Asli