Tak Sediakan Asuransi untuk Pengaman Pemilu, KPU: Kami Akan Gotong Royong
Minggu, 21 April 2019 -
MerahPutih.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya belum menyediakan asuransi kesehatan bagi TNI-Polri maupun Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Untuk itu, Wahyu mewakili pihaknya menyampaikan rasa duka cita bagi petugas yang mengalami kecelakaan saat mengemban tugas pada Pemilu serentak 2019 lalu.
"Karena memang penyelenggara kita belum difasilitasi asuransi kesehatan. Maka seperti biasa, KPU seluruh Indonesia akan gotong royong bersama-sama untuk memberikan tanda kasih santunan kepada pihak keluarga korban," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Minggu (21/4).
Dengan demikian, ia berharap agar peristiwa tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para pemangku kepentingan yang membuat Undang-Undang Pemilu.
"Kan KPU bukan dalam (kapasitas) menilai UU. Bukan dalam posisi melaksankan UU. Jadi ya kita kembalikan lagi kepda pembuat UU dalam hal ini pemerintah dan DPR," tuturnya.
Wahyu juga menilai bahwa kelelahan merupakan sebuah konsekuensi logis bagi setiap petugas KPPS dan TNI/Polri mengalami kecelakaan saat bertugas hingga ada yang meninggal dunia.
"Ya tentu saja Pemilu serentak 2019 itu kan volume konsekuensi logis dari Pemilu serentak kan volume pekerjaan menjadi sangat meningkat.nah tentu saja volume pekerjaan yang sangat meningkat, bukan juga konsekuensinya, kan energi, pikiran, para penyelenggara itu kan juga berlipat-lipat," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga: Personel Polres Dairi Gugur Saat Pengamanan Pemilu 2019