MerahPutih.com - Praktisi hukum Petrus Selestinus menyebut upaya Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menelisik rekaman pembicaraan sekjem PDIP Hasto Kristiyanto bisa membuka kemajuan pengusutan kasus dugaan suap PAW di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut Petrus hubungan Hasto dalam dugaan suap sudah terlacak oleh KPK.
"Petunjuk lain yang memperkuat itu adalah ketika KPK gagal saat hendak melakukan OTT di markas PTIK dan ketika KPK akan menyegel ruangan namun ditolak Satgas PDIP," kata Petrus kepada MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (27/2).
Baca Juga
Kasus Suap PAW Caleg PDIP, Hasto: Ada yang Framing Saya Terima Dana
Petrus melanjutkan, keterangan tersangka Wahyu Setiawan bahwa dirinya hanya mengenal Hasto Kristiyanto, sangat relevan dengan penjelasan Hasto Kristyanto usai diperiksa KPK kemarin bahwa PDIP memiliki legalistas mengajukan Harun Masiku melalui mekanisme PAW anggota DPR. Dengan mengacu pada UU, Putusan MA dan Fatwa MA.
"Hasto mempertegas peran aktifnya bahwa dirinya menjalankan itu sebagai bagian dari Keputusan Partai," sebut Petrus yang juha Advokat PERADI ini.
Petrus menantang KPK untuk menetapkan adanya tersangka baru dalam perkara ini.
"Pertanyaannya akankah Hasto jadi tersangka dan akan menyeret partai ke dalam pusaran peristiwa tidak terpuji ini, kita lihat perkembangan dalam waktu dekat dari hasil penyidikan yang sedang berjalan.
Baca Juga
Seperti diketahui, KPK telah memeriksa kembali untuk kedua kalinya Saksi Hasto Kristyanto dan Nurhasan untuk Tersangka Wahyu Setiawan. Pemeriksaan Penyidik KPK kali ini merupakan pemeriksaan yang kedua setelah sebelumnya pada yanggal 24 Januari 2020 Hasto diperiksa untuk tersangka Harun Masiku.
Pada pemeriksaan kedua tanggal 26 Februari 2020, Hasto mulai dikonfirmasi mengenai bukti percakapan Electronik dengan beberapa Tersangka (Harun Masiku, Saiful atau Wahyu Seiawan) yang sudah disita KPK.
Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut bahwa Penyidik mencecar Hasto Kristiyanto soal percakapannya dengan para tersangka kasus suap yang melibatkan Harun Masiku, disampaikan saat KPK memeriksa Hasto.
Baca Juga
KPK Garap Ketua KPU Hingga Advokat PDIP Terkait Kasus Suap PAW DPR
Penjelasan Jubir KPK Ali Fikri bahwa Penyidik mulai fokus mendalami peran aktif Hasto dalam dugaan Suap yang melibatkan Harun Masiku dan Wahyu Setiawan dapat diurai dari bukti percakapan electronik yang sudah disita KPK. (Knu)