SETIAP orang terlahir dengan kemampuan serta potensinya masing-masing. Potensi yang telah ada perlu dikembangkan untuk mengaktualisasikan diri dan mencapai tujuan hidup.
Kecintaan belajar, kegagalan, literasi finansial dan penguasaan banyak hal merupakan sejumlah faktor dalam mencapai kesuksesan.
Baca Juga:
Shopee 11.11 Big Charity Bantu Pendidikan Anak Indonesia Terdampak Pandemi
Kemudian, keterampilan dasar pun merupakan salah satu faktor penting untuk pengembangan diri. Sebelum kamu belajar keterampilan lain, ada beberapa tips dari kreator konten dan pelaku seni seperti yang dikutip dari siara pers zenius.
Rachel Amanda
Rachel Amanda Aurora atau yang lebih dikenal dengan Rachel Amanda, memulai karirnya di dunia entertainment sejak usia 2,5 tahun. Dia mengatakan bahwa orang tuanya selalu menanamkan pentingnya pendidikan dan mengutamakan sekolah di atas kariernya.
Bahkan, Rachel hanya diperbolehkan mengikuti syuting sepulang sekolah. Ini membuat Rachel mencintai proses belajar, dan memiliki mindset bahwa ilmu yang dia pelajari akan berguna kedepannya.
Aktris multitalenta yang berencana melanjutkan studi S2, percaya bahwa selain ilmu, pengalaman belajar pun penting untuk melatih pola pikir kritis.
Menurut Rachel, dalam menghadapi perubahan, manusia harus selalu berkembang,. Sehingga perubahan pasti terjadi baik dari dalam diri sendiri atau lingkungan sekitar.
Seperti ketika Rachel memutuskan untuk pindah jurusan di bangku kuliah, dari jurusan Kesehatan Msyarakat ke jurusan Psikologi.
"Yang terpenting, jangan lupa untuk tanya diri sendiri secara terus menerus, maunya jadi apa? Goals-nya apa? Mungkin nggak ya, akan merasa bosan di tengah jalan," kata Rachel Amanda.
Meski dengan berbagai konsekuensi yang harus diterima, menurut Rachel perubahan pun bisa mendatangkan kebaikan. Seperti membantu kamu untuk lebih mengenali diri sendiri. Semakin kamu kenal dengan diri sendiri, maka kamu akan tahu apa tujuan yang ingin kamu capai.
Jerome Polin
Pemilik channel YouTube Nihongo Mantappu ini membagikan kisahnya perihal kegagalan yang cukup sering dia alami.
Ketika Jerome duduk di kelas 10, dia hampir mengikuti sebanyak 30 kali olimpiade, dan selalu gagal. Kemenangan baru dirasakannya ketika duduk di kelas 11 semester 2.
Pada dunia perlombaan, Jerome mengaku lebih sering kalah dibanding memang. Tapi dia tidak berhenti mencoba. Menurutnya, kegagalan yang sesungguhnya yakni ketika kita berhenti untuk mencoba.
"Kalau kamu coba lagi, kamu masih punya kesempatan untuk berhasil. Kamu bisa belajar dari kesalahan sebelumnya supaya potensi kegagalan kamu akan semakin kecil, yang terpenting jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama," jelas Jerome.
Baca Juga:
Bimo Kusumo Yudo
Voice over talent, content creator, podcaster dan penyiar radio ini, membagikan tipsnya untuk tetap eksis di dunia hiburan dan periklanan.
Meski saat ini sudah banyak yang berkecimpung di industri yang ia tekuni, Bimo selalu mencari cara agar dia bisa dipercaya oleh klien atau produser, sehingga dia selalu dipanggil lagi dan lagi.
"Makin besar kolam, makin banyak ikan di dalamnya. Untuk stand out ya kita harus jadi ikan yang beda. Caranya adalah dengan menguasai banyak hal supaya bisa mengerjakan berbagai bidang, atau punya spesialisasi tersendiri yang menjadi ciri khas kita. Yang tidak kalah penting, harus pintar dalam melihat pasar," jelas Bimo.
Tak hanya itu, pria lulusan Advertising LSPR tersebut juga mengungkapkan rumus untuk menarik perhatian publik, yakni talent + moment. Bimo berhasil menerapkan hal itu dan menjadi viral, dengan menggandeng Putri Saud dalam membuat voice over flight attendant, guna mengobati kerinduan masyarakat karena penerbangan yang ditutup.
Tak ayal bila Bimo menyebut penghasilan sebagai voice talent cukup fantastis. Bahkan dia mengklaim bahwa satu line iklan yang dia bacakan setara dengan satu hingga tiga bulan gaji UMR. (Ryn)
Baca Juga:
Sekolah Diliburkan Karena Corona? Ini Deretan Situs Belajar Online yang Bisa Kamu Akses