Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB

Ilustrasi pelajar. Foto ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEKRETARIS Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana mengaku masih menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

SPMB Jakarta telah resmi dibuka pada 15 Juni 2026 lalu. Kini, para calon siswa bisa mendaftar untuk mengisi salah satu dari 245.980 kursi di seluruh jenjang satuan pendidikan Jakarta.

Menurut dia, pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.

Masih ada banyak oknum yang melakukan pungli. Padahal, proses pendaftaran SPMB ini kan gratis dan harusnya tidak dipungut biaya sama sekali.

Justin Adrian Untayan, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI



Oleh sebab itu, ia mengingatkan Pemerintah DKI untuk kembali kepada evaluasi-evaluasi terhadap penyelenggaraan SPMB pada 2025 lalu. Salah satu aduan masyarakat yang diterima Justin yakni masih kurangnya sosialisasi Pemprov DKI Jakarta mengenai informasi-informasi seputar pelaksanaan SPMB, termasuk prosesnya, jadwalnya, dan rangkaian-rangkaiannya.

"Pemprov DKI masih belum menyosialisasikan pembukaan dan jadwal SPMB-nya secara masif dan optimal. Akibatnya, banyak warga Jakarta tidak mendapatkan informasi-informasi yang mereka butuhkan," sambungnya.

Baca juga:

Daya Tampung SPMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta Sampai 10 Ribu Murid



Justin juga mengungkapkan ada banyak warga yang merasa kesulitan untuk mengikuti proses SPMB tanpa mendapatkan bantuan dari petugas. Oleh karena itu, Justin mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) DKI untuk mengencarkan upaya sosialisasinya kepada masyarakat.

"Dinas Pendidikan perlu menggencarkan sosialisasi terkait dengan pembukaan dan jadwal SPMB. Ini bisa dilakukan di media-media sosial dan melalui pengumuman-pengumuman di berbagai ruang publik," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyarankan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk membuka posko-posko yang bertugas membantu warga dalam menghadapi berbagai kesulitan ketika mengikuti proses pendaftaran SPMB. "Kemudian, Pemprov DKI harus membuka posko-posko untuk membantu warga yang kesulitan mendaftarkan anak-anaknya ikut SPMB," imbuhnya.

Terkait dengan masalah pungli, Justin meminta masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkan para pelaku untuk segera diproses Pemprov DKI Jakarta. Ia juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta tidak segan-segan untuk memberikan sanksi yang berat.

"Jangan sampai ada pungli-pungli yang menyasar warga lagi. Masyarakat juga harus didorong untuk melaporkan pelanggaran tersebut. Jika ada lembaga atau oknum yang ketahuan, Pemprov DKI juga jangan segan-segan untuk memberikan sanksi," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

SPMB 103 Sekolah Swasta Jakarta Dibuka Sampai 18 Juni, Begini Syarat dan Cara Daftarnya!

#Pendidikan #SPMB #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati, pendidikan dan pemenuhan gizi anak merupakan dua kebijakan yang harus berjalan beriringan.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Menegaskan pembiayaan program MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan harus dipisahkan dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Indonesia
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Banyaknya kegiatan yang berlangsung menunjukkan ruang publik tetap berjalan normal.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Polda Metro Jamin Kondisi Jakarta Tetap Kondusif, Minta Warga tak Panik
Indonesia
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Pemerintah DKI bersama aparat keamanan menjamin Jakarta tetap aman dan nyaman untuk semua masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Presiden Pramono Minta Mal yang Pasang Pagar Tinggi Dibongkar, Yakinkan Jakarta Aman
Indonesia
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah, serta menyiapkan program bersama menuju 500 tahun Jakarta pada 2027.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gubernur Pramono Serukan Persatuan dalam Membangun Jakarta, tak Lihat Asal Partai Anggota Dewan
Indonesia
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Polisi juga menyita barang bukti berupa 575.200 butir obat keras daftar G yang terdiri atas Tramadol, Trihexyphenidyl, Hexymer, serta tablet putih berlogo 'Y'.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
5 Tersangka Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanah Abang Dijerat UU Kesehatan, Polisi Sita Duit Rp 140 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Saat ini wilayah Jakarta sudah tidak hujan selama hampir tiga pekan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Pemprov DKI Siap Lakukan Hujan Buatan Hadapi Kemarau Panjang
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Bagikan