Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Jakarta Jalin Kerja Sama Kebudayaan dengan Daerah Aglomerasi

Foto: dok tim media Pemprov DKI.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kerja sama kebudayaan dengan pemerintah daerah di kawasan aglomerasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Jejaring Kemitraan Kebudayaan Jabodetabek Connected 2026. Kolaborasi ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, memperluas pertukaran budaya antardaerah, serta menyiapkan program bersama menuju 500 tahun Jakarta pada 2027.

Penandatanganan berlangsung di Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). Kerja sama tersebut melibatkan Pemprov DKI Jakarta bersama sejumlah pemerintah daerah penyangga yang memiliki keterkaitan sejarah, sosial, dan budaya.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengatakan identitas Betawi telah tumbuh melampaui batas administratif Jakarta. Oleh karena itu, pelestariannya memerlukan keterlibatan daerah-daerah yang menjadi bagian dari ekosistem budaya Betawi.

Menurut dia lagi, setiap pembangunan kota pasti berdampak pada pembangunan kebudayaan. "Komponen budaya Betawi tidak hanya ada di Jakarta, tetapi juga tersebar di kawasan aglomerasi seperti Depok, Bekasi, Kabupaten Tangerang, hingga Banten. Oleh karena itu, kolaborasi antardaerah menjadi sangat penting," ujarnya.

Baca juga:

Disebut PBB Jakarta Berpenduduk 42 Juta, Gubernur Pramono: Angka Itu Aglomerasi Jabodetabek



Rano menyebut perjanjian tersebut harus segera diterjemahkan ke dalam agenda yang terukur, seperti penyelenggaraan pertunjukan bersama, pertukaran pelaku seni, pengembangan ruang budaya, serta pelibatan pelajar dan komunitas. "Saya berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan. Harus ada program konkret yang segera kita laksanakan bersama," tegasnya.

Rano menambahkan Pemprov DKI tengah menyusun kalender kegiatan yang membuka ruang partisipasi masyarakat sekaligus melibatkan pemerintah daerah penyangga. Pengalaman peringatan HUT Ke-499 Kota Jakarta menjadi salah satu rujukan. Pemberlakuan tarif transportasi publik Rp 1 saat itu mampu meningkatkan mobilitas warga sekaligus kunjungan ke berbagai destinasi di Jakarta.

"Di masa depan, kami berharap dukungan dari daerah penyangga agar semakin banyak masyarakat, termasuk pelajar, dapat berkunjung dan mengikuti berbagai kegiatan positif di Jakarta," ungkap Rano.

Penguatan jejaring budaya akan berjalan seiring dengan peningkatan konektivitas melalui layanan Transjabodetabek. Keterhubungan antardaerah diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, pelaku seni, dan komunitas untuk mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan di kawasan aglomerasi.

"Jakarta memerlukan kawasan aglomerasi, dan kawasan aglomerasi juga memerlukan Jakarta. Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem budaya Betawi sekaligus mendorong pembangunan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.(Asp)



Baca juga:

Pemprov DKI Libatkan Daerah Aglomerasi untuk Atasi Polusi Udara Jakarta

#DKI Jakarta #Kota Aglomerasi #Kebudayaan Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Dengan tersedianya layanan air bersih melalui jaringan pipa, ketergantungan warga terhadap pengambilan air tanah diharapkan semakin berkurang.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Air Perpipaan PAM Jaya Bantu Perlambat Penurunan Muka Tanah Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Saat ini proses penyaluran masih memerlukan verifikasi lanjutan terhadap data penerima.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
KJMU Tahap II Tahun 2026 Keluar November, Pemprov DKI Minta Maaf atas Perubahan Waktu Pencairan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Pramono mengatakan normalisasi sungai yang lama tidak dilakukan kini kembali dikerjakan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Indonesia
9 Rute Transjakarta di Jakpus Dialihkan, Kamis (29/10)
Sebanyak empat rute mengalami perpendekan dan lima rute mengalami pengalihan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
9 Rute Transjakarta di Jakpus Dialihkan, Kamis (29/10)
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
JakPro Janji Bereskan Tata Kelola Fasilitas JIS setelah Dikritik Rumput Lapangan Buruk
Evaluasi kondisi lapangan secara berkala menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas rumput tetap terjaga sesuai standar teknis yang berlaku.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
JakPro Janji Bereskan Tata Kelola Fasilitas JIS setelah Dikritik Rumput Lapangan Buruk
Indonesia
Jakarta dan Tokyo Perkuat Kemitraan Sister City, Bahas Kebudayaan hingga Komunitas Kreatif
Jakarta terus mendorong revitalisasi kawasan Kota Tua dengan tetap menjaga nilai sejarah dan budayanya.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jakarta dan Tokyo Perkuat Kemitraan Sister City, Bahas Kebudayaan hingga Komunitas Kreatif
Indonesia
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Penurunan lebih dari 52 persen itu ditopang pemanfaatan infrastruktur sosial di tingkat masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Bagikan