Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan secara konsisten pada pembukaan perdagangan Kamis (23/7). Hal ini seiring dorongan sentimen positif dari pergerakan mata uang domestik.
Kenaikan poin pada indeks acuan utama ini turut memberikan angin segar bagi para pelaku pasar serta investor saham dalam negeri.
Baca juga:
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan.
Pergerakan Indeks Saham Unggulan dan Pasar Uang
Sektor perbankan dan emiten berkapitalisasi besar menjadi pendorong utama laju kenaikan indeks acuan. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan terbukti ikut merangkak naik, menandakan tingginya minat beli terhadap emiten dengan fundamental kuat.
Data pergerakan indikator ekonomi serta pasar modal domestik pada pembukaan perdagangan hari ini:
-
Pencapaian Indeks IHSG: Naik 12,14 poin (0,19 persen) hingga berada pada posisi 6.346,62.
-
Kinerja Indeks LQ45: Meningkat 0,81 poin (0,13 persen) menuju posisi 633,36.
-
Penguatan Mata Uang Rupiah: Bergerak menguat 3 poin (0,02 persen) menjadi Rp17.914 per dolar AS.
-
Posisi Penutupan Rupiah Sebelumnya: Tercatat berada pada posisi Rp17.917 per dolar AS.
-
Konversi Acuan Valuta Asing: Nilai standar 1 Euro setara dengan Rp20.441 berdasarkan patokan acuan.
Selain pasar saham, sektor nilai tukar mata uang turut menunjukkan ketahanan dari tekanan mata uang global.
Baca juga:
Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan kestabilan tambahan bagi iklim investasi pasar modal nasional.