Siber Polri Buru Penyebar Pesan Seruan 22 Mei Bunuh Kapolri
Selasa, 21 Mei 2019 -
MerahPutih.com - Jelang aksi 22 Mei besok, beredar seruan pengeboman terhadap kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri di media sosial. Tim siber Polri langsung bergerak cepat memburu pelaku teror yang menjadikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Idham Aziz sebagai sasarannya.
“Sedang ditangani oleh tim cyber,” kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi wartawan terkait ancaman terhadap dua petinggi Polri itu, Selasa (21/5).
BACA JUGA: Pensiunan Bintang Dua Dicokok Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei
Namun, Dedi tak menjelaskan secara rinci, apakah dengan maraknya pesan berantai seruan jihad membuat pihaknya akan mengerahkan pasukan khusus dalam pengamanan aksi 22 Mei besok. “Tidak pasukan khusus, yang jelas penyebar pesan berantai menakuti akan ditindak,” tegas dia.
Ditanya apakah pelaku penyebar pesan berantai tersebut akan dikenakan UU ITE. “Nanti kalau sudah ada hasilnya insy Allah diinfokan (dikenakan ITE atau tidak),” jawab jenderal polisi bintang satu itu.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Sebagian dari 68 Teroris Rencanakan Beraksi Pada 22 Mei
Berikut seruan pesan berantai ajakan membunuh Kapolri dan Kabareskrim yang beredar di medsos itu:
Mengundah seluruh mijahid untuk membawa bom molotov untuk dilempar ke gedung Bareskrim Polri pada 22 Mei.
Target utama yang harus dibunuh Kapolri Tito Karnavian dan Kabareskrim Idham Aziz.
Bismillah, Allah berada di antum- antum sekalian
(Knu)