Di hadapan Komisi III DPR, Kapolri Pamer Peringkat Keamanan Indonesia Masuk 25 Besar Dunia

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Di hadapan Komisi III DPR, Kapolri Pamer Peringkat Keamanan Indonesia Masuk 25 Besar Dunia

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (dua kanan) (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan persepsi keamanan publik terhadap kondisi nasional menunjukkan tren positif setelah peristiwa yang terjadi pada Agustus–September 2025. Hal itu disampaikan Listyo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
?
Menurut Listyo, capaian tersebut tecermin dalam hasil Global Safety Report yang melakukan survei pada 18 September 2025, atau setelah rangkaian peristiwa yang sempat memengaruhi stabilitas keamanan nasional. Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-19 dari 140 negara dalam indeks penegakan hukum dan ketertiban (law and order index), dengan skor 89.
?
Selain itu, survei tersebut juga mengukur tingkat rasa aman masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, khususnya terkait dengan keamanan berjalan sendirian pada malam hari. Hasilnya, sebanyak 83 persen responden di Indonesia menyatakan merasa aman saat berjalan sendiri di malam hari. “Artinya, posisi Indonesia berada pada peringkat ke-25 dari 144 negara dalam indikator rasa aman berjalan di malam hari,” ujar Listyo di hadapan anggota Komisi III DPR.
?
Kapolri menilai hasil tersebut menunjukkan upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika sosial dan politik, tetap membuahkan hasil positif di mata publik internasional.

Baca juga:

Kapolri Hadiri Rapat DPR, Ungkap Dampak 'Agustus Kelabu' terhadap Keamanan

?
Selain survei global, Listyo juga menyinggung hasil riset nasional yang dirilis Litbang Kompas pada November 2025. Berdasarkan survei tersebut, Polri tercatat sebagai salah satu lembaga negara yang paling dipercaya publik. Dalam survei Litbang Kompas itu, Polri menempati peringkat ketiga sebagai lembaga negara dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Di antara institusi penegak hukum, Polri bahkan berada di posisi pertama sebagai lembaga yang paling dipercaya masyarakat.
?
Kapolri menegaskan capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. “Kepercayaan publik merupakan modal utama Polri. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja, menjaga stabilitas kamtibmas, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Listyo.
?
Rapat kerja tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan penguatan sinergi antara Polri dan DPR dalam menjaga keamanan nasional di masa depan.(Pon)

Baca juga:

Rapat dengan Kapolri-Kapolda, Komisi III DPR Soroti Respons Polri terhadap Kebebasan Berekspresi


?
?

#Polri #Kapolri #Keamanan Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Indonesia
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Menurut Sigit, keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan industri.
Yusuf Abdillah - Jumat, 11 September 2026
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Ia merupakan sahabat Megawati Soekarnoputri, mantan presiden sekaligus putri mantan Presiden Soekarno, karena sama-sama bersekolah di Perguruan Cikini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Bagikan