Pensiunan Bintang Dua Dicokok Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 21 Mei 2019
Pensiunan Bintang Dua Dicokok Selundupkan Senjata untuk Aksi 22 Mei

ilustrai. (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI bersama Mabes Polri menangkap Purnawirawan TNI berpangkat bintang dua (Mayjen) berisinial S dan seorang anggota militer aktif Praka BP lantara karena diduga terlibat dalam kasus penyelundupan senjata yang diterangai bakal digunakan dalam aksi 22 Mei besok.

"Tadi malam, Senin 20 Mei, telah dilakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pada waktu bersamaan oleh penyidik dari Mabes Polri dan penyidik dari POM TNI," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi, saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (21/5).

Borgol

Sisriadi menyatakan proses penyidikan terhadap kedua pelaku berada di bawah wewenang Markas Puspom TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Alasannya, keduanya merupakan anggota keluarga besar TNI.

BACA JUGA:

Polri Minta Aksi 22 Mei Tidak Digelar

Polri Tegaskan Pengamanan Aksi 22 Mei Tanpa Senjata Api

Menurut Sisriadi, saat ini Mayjen (Purn) S menjadi tahanan Mabes Polri dan dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur. Sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Guntur.

"Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil Mayjen (Purn) S sedangkan satu oknum lainnya berstatus militer aktif (Praka BP)," tutup TNI dengan dua bintang di pundak itu. (Knu)

#Pilpres 2019 #Pemilu 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan