Sengketa Iran-Arab Saudi terkait pengiriman jamaah haji hingga kini belum selesai. Belakangan, Iran mengadakan pembicaraan dengan pejabat Arab Saudi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Demikian laporan kantor berita Tasnim, Ahad (5/3).
"Kebanyakan masalah sengketa tersebut telah diselesaikan melalui perundingan dengan Arab Saudi. Masalalah yang masih tersisa diharapkan dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan," kata Wakil Iran untuk Urusan Haji dan Ziarah Ali Qazi-Askar.
Iran berencana mengirim sedikitnya 80.000 warga negaranya ke Arab Saudi untuk menunaikan Ibadah Haji tahun ini asalkan masalah yang tersisa diselesaikan dalam pembicaraan yang berlangsung di Riyadh. Demikian pernyataan dari Qazi-Askar, sebagaimana dikutip Xinhua.
Satu delegasi Iran mengunjungi Arab Saudi pada 23 Februari untuk membicarakan Ibadah Haji Jamaah Iran.
Iran memutuskan untuk mundur dari pengiriman jamaah untuk Musim Haji tahun lalu, dengan alasan Iran mengkhawatirkan keselamatan jamaahnya setelah peristiwa desak-desakan pada Musim Haji 2015.
Lebih dari 450 jamaah Iran termasuk di antara 2.300 orang yang wafat akibat desak-desakan di daerah Mina.
Sumber: ANTARA