Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

SBY-Mega Bertemu, Siapa Diuntungkan?

Zulfikar Sy - Jumat, 18 Agustus 2017

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pertemuan keduanya dalam satu acara peringatan HUT RI ke-72 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 17 Agustus.

Sejak SBY menjabat Presiden keenam Indonesia selama dua periode yakni pada 2004-2009 dan 2009-2014, Megawati Presiden kelima Indonesia, tidak pernah hadir pada peringatan HUT RI di Istana Negara.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut mendapat keuntungan menyusul pertemuan SBY dengan Mega yang diapresiasi banyak pihak itu.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, pertemuan dua mantan Presiden RI tersebut bakal berimplikasi positif terhadap popularitas AHY selaku putera mahkota "Dinasti Cikeas".

"Dengan Pak SBY datang ke Istana ketemu banyak tokoh, itu menandakan bahwa mengangkat kembali citra positif SBY bahwa beliau seorang negarawan yang memang bercitra baik. Sehingga imbasnya adalah ke Agus," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (18/8).

Pasalnya, lanjut Ujang, AHY merupakan putra sulung SBY. Dia dianggap sebagai penerus mantan Presiden keenam Indonesia tersebut dalam politik praktis. Hal tersebut telah tercermin pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 silam.

Kendati kalah dalam Pilgub DKI Jakarta, SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat kerap mengutus AHY ketika menggelar sejumlah acara di berbagai daerah. Padahal, belum menjadi kader secara resmi.

"Ini soal politik dinasti Pak SBY. Pak SBY kan bagaimana pun punya putera mahkota. Di situ ada AHY," imbuh pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini.

Belakangan, suami dari Annisa Pohan itu santer disebut sebagai jagoan Demokrat pada Pilkada Jawa Timur 2018 hingga Pilpres 2019. Bahkan, baru-baru ini AHY dipercaya sebagai Direktur Eksekutif lembaga think tank The Yudhoyono Institute.

Lebih lanjut, Ujang menambahkan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani juga bakal kecipratan citra positif atas pertemuan Megawati-SBY.

"Selama ini petanya kan enggak jauh-jauh. Mega punya kader, punya anaknya, Puan. SBY punya kader, punya anaknya, AHY. Lama-lama secara politik akan diangkat dan dibesarkan oleh kedua tokoh tersebut," ungkap Ujang.

Diketahui, kedua tokoh nasional itu tidak pernah berada dalam satu acara. Terakhir kali keduanya bertemu saat meninggalnya suami Megawati, Taufiq Kiemas pada 2013, di mana SBY menjadi pemimpin upacara penghormatan kepada Ketua MPR tersebut.

Sejak lengser dari presiden RI SBY tidak pernah datang ke Istana dalam peringatan HUT RI sementara Megawati selama dua tahun berturut-turut selalu hadir. Pada acara dialog kebangsaan yang dilakukan LIPI awal pekan ini, di mana Megawati dan SBY menjadi pembicaranya, keduanya tidak bertemu. SBY baru datang setelah Megawati pergi. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Mega-SBY Betemu Di Istana, PDIP: Contoh Persatuan Dalam Pancasila

Baca Artikel Asli