Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Satlantas Polresta Surakarta Tukar Denda Tilang dengan Suntik Vaksin Gratis

Andika Pratama - Kamis, 30 September 2021

MerahPutih.com - Banyak cara yang dilakukan untuk mempercepat vaksinasi di Solo, Jawa Tengah. Salah satunya dilakukan Satlantas Polresta Surakarta.

Diamana dengan melakukan razia di jalan untuk mengecek surat kelengkapan kendaraan dan pemeriksaan aplikasi PeduliLindungi. Bagi yang kedapatan melanggar lalu lintas sanksinya adalah suntik vaksin bagi yang belum divaksin sama sekali.

Baca Juga

Sampai September, 70.000 Warga Solo Belum Divaksin

Wakasat Lantas Polresta Surakarta, AKP Sutoyo membenarkan adanya kebijakan kena tilang denda diberikan sanksi suntik vaksin gratis. Ini berlaku maayarakat umum atau tidak harus KTP berdomisili Solo.

"Warga yang terjaring atau melakukan pelanggaran lalin akan dikenai sanksi tilang. Untuk kali ini sanksi kita berikan vaksin gratis," ujar Sutoyo, Kamis (30/9).

Ia mengatakan bagi pelanggar lalin juga tidak perlu datang ke Pengadilan Negeri (PN) untuk mengikuti sidang. Masyarakat cukup ditilang di tempat dengan disuntik vaksin di tempat.

"Karena tidak ada surat-surat kendaraan, saya tindak dengan e-tilang. Sesuai perintah pimpinan, kami laksanakan penindakan tilang dengan tukar vaksin,” ucap dia.

Warga terkena tilang Satlantas Polresta Surakarta dan diberikan sanksi vaksin, Kamis (30/9). (MP/Ismail)

Dikatakannya, jika pelanggar belum melakukan vaksin dengan kemauan sendiri diminta untuk vaksin dan dibebaskan dari denda tilang. Kemudian denda tilang dibebaskan.

"Tidak perlu hadir ke pengadilan, selesai disitu nanti barang bukti kami berikan. Nanti yang hadir dari kami dan denda tilang ditanggung oleh pimpinan,” katanya.

Sedangkan untuk pelanggar lalu lintas yang sudah divaksin, lanjut dia, pihaknya hanya akan memberikan teguran. Hal itu dengan syarat jenis pelanggaran tersebut hanya bersifat ringan dan tidak membahayakan orang lain.

"Kami periksa tidak membawa surat-surat kendaraan ada 11 orang, kami tindak semua karena belum vaksin. Kemudian yang saya vaksin ada 10 orang dan satu orang ternyata sudah divaksin," ucap dian

Menurut Sutoyo kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga masyarakat benar-benar patuh. Pihaknya juga menunggu kebijakan pimpinan untuk program selanjutnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Menkes Soroti Masih Rendahnya Vaksinasi Aglomerasi Soloraya

Baca Artikel Asli