Menkes Soroti Masih Rendahnya Vaksinasi Aglomerasi Soloraya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 September 2021
Menkes Soroti Masih Rendahnya Vaksinasi Aglomerasi Soloraya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di di pagelaran kompleks Keraton Surakarta, Rabu (29/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengapresiasi tingginya pencapaian vaksinasi di Kota Solo, Jawa Tengah. Namun demikian, untuk capaian vaksinasi di wilayah Soloraya atau aglomerasi menjadi sorotan karena masih rendah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemkot Solo dan Keraton Kasunanan Surakarta yang melakukan percepatan vaksinasi. Hal ini sangat penting supaya warga bisa menerima vaksin semua.

"Kita terima kasih pada Keraton Surakarta karena membantu dalam percepatan vaksinasi," kata Budi di sela peninjauan vaksinasi di pagelaran kompleks Keraton Surakarta, Rabu (29/9).

Baca Juga:

Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Pemkot Solo Siapkan Wahana Wisata Baru

Dikatakannya, saat ini perlu lebih banyak yang bisa divaksinasi. Terutama di wilayah aglomerasi Soloraya yang masih rendah vaksinnya.

"Vaksinasi di Solo sudah baik mencapai 115 persen. Namun, untuk aglomerasi Soloraya masih rendah yakni baru 50 persen," kata dia.

Ia pun menargetkan pada akhir September ini vaksinasi aglomerasi Soloraya perlu mencapai 70 persen. Ia pun meminta pada daerah bersangkutan untuk terus mengonjot capaian vaksinasi.

"Vaksinasi Solo sudah bagus, tapi daerah di sekitarnya itu perlu ditingkatkan. Salah satu percepatan itu dilakukan dengan membuka setra vaksinasi untuk suruh KTP (kartu tanda penduduk)," ucap dia.

  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di di pagelaran kompleks Keraton Surakarta, Rabu (29/9). (MP/Ismail)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi di di pagelaran kompleks Keraton Surakarta, Rabu (29/9). (MP/Ismail)

Diakuinya, untuk aglomerasi yang capaian vaksinasinya baik di antaranya Jabodetabek. Sementara Bandung Raya dan Bogor Raya belum baik.

Disinggung terkait penyebab rendahnya vaksinasi di sekitar Solo, ia enggan berkomentar.

Budi hanya menyarankan pada kepala daerah dan masyarakat agar aktif dalam mengikuti vaksin.

"Kalau kepala daerah dan masyarakat aktif, harusnya bisa lebih lancar, karena vaksin yang datang itu 200 juta lebih, tetapi baru di vaksin 140 juta," ucap dia.

Ia menambahkan, saat ini ada sebanyak 60 juta stok vaksin untuk kabupaten/kota di Indonesia. Dengan stok tersedia itu, harusnya cukup.

"Vaksin di Solo sudah lebih, kita gunakan untuk daerah lain. Kalau untuk Solo vaksin diberikan buat non-KTP Solo," tandasnya.

Baca Juga:

Warga Solo Digegerkan dengan Penemuan Granat Nanas di Dekat Rel Stasiun Balapan

Pengageng Parentah Keraton Surakarta Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Dipokusumo mengatakan, vaksinasi di keraton ini dilaksanakan mulai 20 September sampai 6 Oktober. Target per hari 1.000 orang.

"Vaksinasi ini berlaku untuk umum atau KTP luar Solo diperbolehkan," kata Gusti Dipo.

Ia menambahkan, vaksin yang diberikan di Keraton Kasunanan Surakarta ini berjenis Sinovac. Sasaran vaksinasi 12 tahun ke atas dengan syarat membawa KTP.

"Dengan adanya serbuan vaksin ini, berharap bisa mempercepat capaian vaksinasi di Solo," tukas dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Langgar Prokes saat PTM, Ratusan Siswa dan Guru di Solo Dites Swab Antigen

#Menteri Kesehatan #COVID-19 #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Indonesia
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap temuan orang kaya terima BPJS gratis. Pemerintah akan alihkan bantuan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
Menkes Ungkap 10 Persen Orang Kaya Terima PBI BPJS, Pemerintah Siap Coret
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat rutin membayar iuran BPJS Kesehatan agar bisa menikmati layanan kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Januari 2026
BPJS Aktif Jadi Kunci Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan Menkes
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan