Warga Solo Digegerkan dengan Penemuan Granat Nanas di Dekat Rel Stasiun Balapan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 27 September 2021
Warga Solo Digegerkan dengan Penemuan Granat Nanas di Dekat Rel Stasiun Balapan

Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah memusnahkan granat nanas yang ditemukan warga Senin (27/9). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang pekerja PT KAI digegerkan dengan penemuan sebuah granat nanas dekat rel kereta di Stasiun Solo Balapan, Senin (27/9).

Granat nanas tersebut ditemukan tertanam tanah di sekitar puing-puing pembangunan rel di Kampung Srambatan, Kelurahan Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Informasi dihimpun Merahputih.com, sekilas granat nanas itu dalam kondisi berkarat dan menyerupai batu. Benda tersebut terpendam tanah dan tidak terlihat sama sekali. Setelah ditelisik dari dekat, granat itu baru terlihat.

Baca Juga:

Warga Solo Temukan 24 Granat Diduga Sisa PD II Tersimpan di Dalam Guci

Jajaran Sat Sabhara Polresta Surakarta pun menuju lokasi agar tidak ada warga mendekat di sekitar lokasi. Pasalnya, lokasi penemuan tepat berada di belakang kawasan pemukiman warga.

Sekitar pukul 12.00 WIB, dua anggota tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah datang ke lokasi. Sekitar 10 menit, dua anggota tersebut langsung melakukan evakuasi.

Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah memusnahkan granat nanas yang ditemukan warga Senin (27/9). (MP/Ismail)
Tim Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah memusnahkan granat nanas yang ditemukan warga Senin (27/9). (MP/Ismail)

"Awalnya saya hanya melakukan pekerjaannya sebagai tenaga proyek pembangunan rel tersebut. Tiba-tiba menemukan benda mencurigakan yang ternyata granat aktif," kata Dandung Joko Triyono (43) pada Merahputih.com, Senin (27/9).

Baca Juga:

Isi Brankas 'Koboi' Lamborghini: Granat dan Senjata Laras Panjang

Ia pun memberanikan diri menggali tanah tempat awal granat tersebut tertanam. Saat usai menggali, dia sempat kaget ternyata benar tersebut granat nanas dan melapor polisi.

Kapolsek Banjarsari Kompol Djoko Satrio saat menyebut, kasus temuan ini sudah diamankan Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah. Selanjutnya diledakkan di lokasi jauh dari penduduk. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Rumah Ahmad Yani Hancur Diteror Ledakan Granat Senin Subuh

#Kota Solo #Brimob
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Kapolri Listyo Sigit pecat Bripda MS usai kasus siswa MTs tewas di Tual. Komisi III DPR minta proses pidana tetap berjalan tanpa impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Pecat Bripda MS Usai Siswa MTs Tewas di Tual, DPR: Tak Boleh Ada Impunitas
Indonesia
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Selain menjaga muruah institusi, pemecatan tersebut mempermudah lembaga penegak hukum memproses hukuman pidana Bripda MA.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
Sahroni Minta Atasan Oknum Penganiaya Remaja di Maluku Ikut Diproses, Tanggung Jawab karena Lalai Jaga Anak Buah
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Bagikan