MerahPutih.com - Masuknya Apple ke pasar smartphone lipat diperkirakan akan memberikan tekanan pada Samsung.
Namun, tanda-tanda awal justru menunjukkan hal sebaliknya. Berdasarkan data penjualan terbaru dari Korea Selatan, penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 meningkat sebesar 10 persen dari minggu ke minggu setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo.
Peningkatan ini sangat menarik, karena iPhone Duo merupakan pesaing baru bagi Samsung di segmen HP lipat.
Alih-alih memperlambat permintaan terhadap Galaxy Z Fold 8, pengumuman Apple itu justru mendorong sebagian calon pembeli yang masih ragu untuk kembali mempertimbangkan produk Samsung.
Baca juga:
Harga Samsung Galaxy S26 Dikabarkan Bakal Naik, Chip Memori Jadi Biang Keladinya!
Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 vs iPhone Duo
Hal tersebut membuat perangkat Apple tersebut lebih mahal sekitar 1,01 juta won (Rp 12,9 juta).
Bagi pembeli yang membandingkan dua HP lipat premium, selisih harga tersebut tergolong besar. Samsung Galaxy Z Fold 8 juga memiliki keunggulan di Korea Selatan karena sudah tersedia di pasaran. Namun, iPhone Duo dijadwalkan baru meluncur di sana pada 16 Oktober 2026.
Selain itu, Samsung Galaxy Z Fold 8 juga dilaporkan lebih tipis dan ringan dibandingkan iPhone Duo, yang memberikan nilai jual tambahan bagi Samsung di mata konsumen yang mengutamakan portabilitas.
Baca juga:
Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik Rp 1,7 Juta, Ternyata ini Penyebabnya
Calon Pembeli iPhone Duo Beralih ke Samsung Galaxy Z Fold 8?
Namun, waktu kejadiannya tentu patut diperhatikan. Pengumuman Apple memberikan gambaran rinci kepada konsumen mengenai HP lipat mereka, termasuk harga dan jadwal peluncurannya. Lalu, sebagian pembeli mungkin menilai, bahwa Samsung menawarkan kesepakatan yang lebih praktis.
Masuknya Apple ke suatu kategori produk tidak membuat Samsung kehilangan pelanggan. Langkah tersebut justru dapat meningkatkan visibilitas kategori produk, sekaligus mendorong konsumen untuk membandingkan berbagai produk secara lebih cermat.
Angka penjualan dari Korea Selatan hanya mencerminkan satu pasar, sehingga belum bisa dianggap sebagai bukti adanya tren global.
Baca juga:
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
Meski demikian, data tersebut mengisyaratkan bahwa Samsung Galaxy Z Fold 8 memiliki momentum yang cukup kuat untuk menghadapi kehadiran Apple, terutama selama mereka terus menawarkan potongan harga.
Jika kedua perangkat tersebut mencatatkan kinerja yang kuat di pasar global, maka kehadiran Apple pada akhirnya justru dapat memperluas pasar perangkat lipat, alih-alih sekadar menggerus pangsa pasar Samsung. (sof)