MerahPutih.com - OpenAI kembali melakukan perubahan pada jajaran modelnya. ChatGPT-5.5 kini mulai dihapus secara bertahap dari beberapa produk utamanya.
Langkag ini akan berdampak baik bagi pengguna umum maupun pengembang yang telah terbiasa menggunakannya.
Menurut pihak perusahaan, GPT-5.5 akan dihentikan penggunaannya di ChatGPT, ChatGPT Work, dan Codex pada 14 Oktober 2026 untuk semua paket layanan.
Baca juga:
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
Pengguna ChatGPT dan Codex tak Bisa Pakai GPT-5.5 Mulai 14 Oktober 2026
Bagi sebagian besar pengguna ChatGPT sehari-hari, transisi ini seharusnya berjalan cukup mulus. Nantinya, percakapan akan otomatis beralih ke model apa pun yang ditetapkan OpenAI sebagai standar baru.
Dampaknya pun akan dirasakan oleh mereka yang telah membangun alur kerja berbasis GPT-5.5, khususnya para pengembang yang menggunakannya melalui Codex.
Bagi pengguna Codex yang masuk menggunakan akun ChatGPT, maka disarankan untuk melakukan migrasi sebelum tenggat waktu tersebut.
Panduan resmi menyarankan peralihan ke GPT-5.6 Sol atau GPT-6 Astra dalam beberapa referensi. Hal ini mencakup pembaruan pengaturan standar ruang kerja (workspace), pengaturan model yang disimpan, konfigurasi terkelola, agen kustom, tugas terjadwal, serta skrip apa pun yang secara spesifik memanggil GPT-5.5.
Baca juga:
Hasil Pertemuan Prabowo di AS, Investor Utama OpenAI Diklaim Berminat Investasi di Indonesia
Kabar baiknya, penghentian ini tidak memengaruhi OpenAI API itu sendiri. Segala sesuatu yang diotorisasi menggunakan kunci API (API key) akan tetap berfungsi seperti biasa.
Langkah ini sejalan dengan pola yang belakangan diterapkan OpenAI, yaitu menghentikan penggunaan model lama begitu model baru siap digunakan.
Model kelas GPT-5.4 telah ditarik dari Codex pada akhir Agustus 2026 lalu. GPT-5.5 sendiri baru diluncurkan pada 23 April 2026, sehingga masa pakainya di platform produk utama tergolong singkat.
Alasan OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex
Para pengembang yang menyematkan nama model tersebut secara langsung (hardcoded) dalam aplikasi atau alat otomatisasi perlu melakukan update agar tidak terjadi gangguan layanan, setelah model itu tidak lagi tersedia di antarmuka terkait.
OpenAI menganggap perubahan ini sebagai bagian dari upaya menjaga sistem tetap mutakhir. Jika masih mengandalkan GPT-5.5 pada produk-produk yang terdampak, maka pengguna memiliki waktu hingga 14 Oktober 2026 untuk beralih ke model lain.
Saat ini, pengguna API masih tetap memiliki akses. Hal ini diharapkan dapat menjaga kelancaran operasional sistem produksi tertentu.
Sementara itu, layanan Codex bagi konsumen umum dan pengguna yang terautentikasi melalui ChatGPT beralih menggunakan model baru. (sof)