Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Saling Langgar Genjatan Senjata, Iran Bersiap Serang Blokade Laut AS

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026

MerahPutih.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperingatkan bahwa Amerika Serikat bisa meningkatkan operasi militer di Selat Hormuz jika kesepakatan dengan Iran gagal tercapai.

Pakistan, yang menjadi mediator perundingan AS-Iran, meminta Amerika Serikat untuk tidak melanjutkan operasi militernya.

Operasi itu dapat berubah menjadi Project Freedom Plus, yang berarti operasi tersebut akan diperluas, meski ia tidak menjelaskan langkah tambahan yang dimaksud.

Iran menegaskan, akan membalas secara militer setiap tindakan Amerika Serikat yang memblokade wilayah lautnya.

Baca juga:

Belum Kantongi Visa AS, Skuad Iran Tetap Berangkat 14 Hari Sebelum Pembukaan Piala Dunia

"Mulai saat ini, Iran akan menanggapi secara militer setiap tindakan AS yang melibatkan blokade laut terhadap Republik Islam," kata kata anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ali Khazarian, Jumat (8/5).

Pernyataan itu muncul setelah Komando Pusat AS menyatakan telah menyerang target militer Iran pada Jumat dini hari sebagai balasan atas serangan terhadap pasukan AS.

Namun, komando militer Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan melancarkan serangan di sejumlah wilayah negara itu.

Iran kemudian merespons pelanggaran gencatan senjata itu dengan menyerang kapal-kapal AS di Selat Hormuz.

Baca Artikel Asli