MerahPutih Keuangan - Nilai tukar rupiah pada perdagangan pasar spot pagi ini melemah tertekan oleh penguatan dollar Amerika Serikat (AS). Pengamat menyatakan perlu mewaspadai pelemahan lanjutan.
Mengutip data Bloomberg, Jumat (27/11) pagi jelang akhir pekan rupiah langsung ambles ke posisi Rp13.739 per dollar AS saat pembukaan perdagangan. Kemudian nilai rupiah melanjutkan pelemahan sebesar 3 poin atau setara 0,02 persen ke Rp13.745 per dollar AS.
Sedangkan data Yahoo Finance, rupiah juga melemah ke Rp13.740 per dollar AS. Posisi rupiah melemah dibandingkan sebelumnya.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan pelemahan euro menerbitkan harapan ECB, Bank Sentral Eropa, akan memberikan stimulus. Hal ini memicu penguatan mata uang dollar AS.
"Jika sentimen mendukung, maka pembalikan arah menguat untuk rupiah akan tercipta," kata Reza di Jakarta, Jumat (27/11) dalam siaran persnya. Ia memprediksi gerak rupiah hari ini akan berada di rentang Rp13.728-Rp13.745 per dollar AS.
BACA JUGA: