Merahputih Asia- Serangan teror di Universitas Bacha Khan, Charsadda, Pakistan, Rabu (20/1) pagi waktu setempat, mengundang kecaman dari dunia international.
Raja Abdullah Yordania, Bahkan langsung menelepon Presiden Pakistan, Mamnoon Hussain dan menyatakan mengutuk keras aksi teroris yang menembak pelajar kampus tersebut.
Berdasarkan pernyataan Istana Negara Pakistan, yang dilansir kantor berita APP, Raja Abdullah turut berbelasungkawa atas kesedihan dan penderitaan korban pelajar yang tidak bersalah sama sekali.
"Raja Abdullah Yordan, menelepon presiden Mamnoon Hussain dan menyatakan mengutuk serangan teror di Bacha Khan, Charsadda, Pakistan. Raja juga turut bersedih terhadap korban pelajar yang tidak bersalah dalam insiden itu," rilis Kantor berita APP, Kamis (21/1).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Serangan teror bersenjata dan bom bunuh diri terjadi di Universitas Bacha Khan, Pakistan, Rabu (20/1). Dalam serangan itu dikabarkan, sekira 21 orang lebih tewas dan puluhan orang luka-luka.
Kesigapan Militer Pakistan dalam mengantisipasi korban berjatuhan menuai hasil. Empat orang penyerang dilaporkan dapat dilumpuhkan dalam waktu 6 jam saat penyerangan pertama dimulai. (fdi)
BACA JUGA:
- Serangan di Universitas Bacha Khan Pakistan 21 Orang Tewas
- Turki Dituntut untuk Menangkap Penembak Jet Tempur Rusia
- Turki Kembali Bergejolak, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
- Penyebaran Pasukan Turki di Irak Akibat Miskomunikasi?
- Turki Tarik Pasukannya dari Irak