Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Perundingan AS-Iran Ditunda, Pakistan Optimistis Negosiasi akan Dibuka Lagi

Ilustrasi Bendera Iran. (Foto: dok. media sosial Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEBERANGKATAN utusan Amerika Serikat untuk perundingan dengan Iran, Wapres JD Vance, ke Islamabad ditunda. Utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, dijadwalkan berada di Washington pada Selasa (21/4) sore untuk melakukan konsultasi mengenai langkah selanjutnya. Bersamaan dengan pembatalan keberangkatan itu, Trump juga mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu yang ditentukan.

Pakistan telah berupaya mempertemukan AS dan Iran. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif Sharif menyampaikan terima kasih kepada Trump atas penerimaan yang penuh kemurahan hati terhadap permintaan Pakistan, dengan mengatakan bahwa perpanjangan gencatan senjata akan memungkinkan upaya diplomatik terus berlanjut. Negara itu sebelumnya berencana menjadi tuan rumah putaran kedua perundingan, tapi Gedung Putih menunda rencana perjalanan Vance ke Islamabad setelah Iran menolak upaya untuk memulai kembali negosiasi. Para pemimpin Pakistan, termasuk PM Sharif, bekerja intensif untuk membuat kedua pihak menyetujui putaran kedua perundingan gencatan senjata.

Pejabat Pakistan tetap menyatakan keyakinan bahwa Iran akan mengirim delegasi untuk melanjutkan perundingan. Ini merupakan negosiasi tingkat tertinggi antara AS dan Iran sejak Revolusi Islam Iran 1979. Putaran pertama pada 11–12 April berakhir tanpa kesepakatan. Pakistan menyebut Menteri Luar Negeri Ishaq Dar bertemu secara terpisah dengan diplomat utama AS dan China di Islamabad. China merupakan mitra dagang penting bagi Iran. Keamanan diperketat di seluruh Islamabad, dengan ribuan personel dikerahkan dan patroli ditingkatkan di jalur menuju bandara.


Baca juga:

Amerika Serikat Bersiap untuk Perundingan dengan Iran, Situasi Selat Hormuz masih Panas


Selat Hormuz Jadi Kunci Negosiasi




Sementara itu, utusan Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani mengatakan Teheran telah menerima beberapa sinyal bahwa AS siap menghentikan blokade pelabuhan Iran.

Iravani menegaskan penghentian blokade tetap menjadi syarat bagi Iran untuk kembali ke meja perundingan. “Jika itu terjadi, saya pikir putaran berikutnya dari negosiasi akan berlangsung,” katanya.

AS memberlakukan blokade untuk menekan Iran agar mengakhiri penguasaannya atas Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang dilalui sekitar 20 persen gas alam dan minyak mentah dunia pada masa damai. Kontrol Iran atas selat tersebut telah mendorong lonjakan harga minyak.

Sebelum perang, Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk pelayaran internasional. Trump menuntut agar kapal-kapal kembali diizinkan melintas tanpa hambatan.

Akhir pekan lalu, Iran menyatakan telah menerima proposal baru dari Washington, tapi mengindikasikan masih ada perbedaan besar antarkedua pihak. Isu yang menggagalkan perundingan sebelumnya meliputi program pengayaan nuklir Iran, kelompok proksi regionalnya, serta Selat Hormuz.

Meski menyatakan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, Trump, dalam unggahan di Truth Social, menegaskan AS akan tetap melanjutkan blokade di Selat Hormuz. Sebelum mengumumkan perpanjangan gencatan senjata, Trump bahkan memperingatkan bahwa banyak bom akan mulai meledak jika tidak ada kesepakatan sebelum tenggat Rabu (22/4).

Sementara itu, negosiator utama Iran mengatakan Teheran memiliki kartu baru di medan perang yang belum diungkapkan. Seorang komandan senior Garda Revolusi Iran mengancam akan menghancurkan industri minyak kawasan jika perang dengan AS kembali terjadi.

“Jika negara-negara tetangga di selatan mengizinkan musuh menggunakan fasilitas mereka untuk menyerang Iran, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada produksi minyak di kawasan Timur Tengah,” kata Jenderal Majid Mousavi kepada media Iran.(dwi)

Baca juga:

Presiden AS Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran tanpa Batas Waktu, Pertahankan Blokade di Selat Hormuz

#Iran #Amerika Serikat #Pakistan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Olahraga
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Hanya Bisa Masuk AS Saat Jadwal Pertandingan
Skuad Iran saat ini terpaksa mengalihkan pemusatan latihan ke Meksiko, membatalkan rencana awal mereka untuk berlatih di Tucson, Negara Bagian Arizona, AS.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Hanya Bisa Masuk AS Saat Jadwal Pertandingan
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Bagikan