Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Putra Mahkota Ali Khamenei Mau Dihabisi Israel, Iran Tunda Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru

Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026

MerahPutih.com - Iran resmi menunda pemilihan penerus Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan alasan keamanan. Penundaan ini dilaporkan New York Times, Jumat (6/3), mengutip sumber yang menyebut meningkatnya ancaman pembunuhan terhadap tokoh yang disebut-sebut sebagai calon kuat penerus, Mojtaba Khamenei.

Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatollah Ali Khamenei, disebut-sebut sebagai kandidat utama penerus sang ayah. Namun, meningkatnya informasi di Teheran mengenai kemungkinan tersebut memicu kekhawatiran akan keselamatannya.

Baca juga:

Prabowo Subianto Kirim Surat Duka Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Jadi Target Pembunuhan Nomor 1 Militer Israel

Situasi semakin tegang setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pemimpin baru Iran akan menjadi “target tanpa syarat untuk dihabisi” oleh militer Israel. Pernyataan ini memperburuk ketidakpastian politik di Iran.

Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran sejak Sabtu lalu, termasuk di Teheran, telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga:

Siapa Pengganti Ayatollah Ali Khamenei? Ini Kandidat Kuat Pemimpin Tertinggi Iran

Iran Sementara Dipimpin 3 Anggota Dewan

Penundaan pemilihan pemimpin tertinggi Iran menimbulkan spekulasi mengenai stabilitas politik dalam negeri. Posisi Pemimpin Tertinggi memiliki peran sentral dalam menentukan arah kebijakan Iran, baik di bidang politik, militer, maupun hubungan internasional.

Pasca-gugurnya Ali Khamenei, pempimpin tertinggi Iran saat ini dipegang tiga anggota Dewan Pemimpin Sementara, yakni:

Ayatollah Alireza Arafi

Posisi: Anggota Dewan Penjaga Konstitusi sejak 2019, Wakil Ketua Majelis Pakar.

Masoud Pezeshkian

Posisi: Presiden Iran sejak 2024.

Gholam-Hossein Mohseni-Ejei

Posisi: Ketua Kehakiman Iran sejak Juli 2021.

(*)

Baca Artikel Asli