Putra Mahkota Ali Khamenei Mau Dihabisi Israel, Iran Tunda Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Putra Mahkota Ali Khamenei Mau Dihabisi Israel, Iran Tunda Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru

Mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. ANTARA/Andolu Ajansi/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran resmi menunda pemilihan penerus Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dengan alasan keamanan. Penundaan ini dilaporkan New York Times, Jumat (6/3), mengutip sumber yang menyebut meningkatnya ancaman pembunuhan terhadap tokoh yang disebut-sebut sebagai calon kuat penerus, Mojtaba Khamenei.

Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatollah Ali Khamenei, disebut-sebut sebagai kandidat utama penerus sang ayah. Namun, meningkatnya informasi di Teheran mengenai kemungkinan tersebut memicu kekhawatiran akan keselamatannya.

Baca juga:

Prabowo Subianto Kirim Surat Duka Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

Jadi Target Pembunuhan Nomor 1 Militer Israel

Situasi semakin tegang setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pemimpin baru Iran akan menjadi “target tanpa syarat untuk dihabisi” oleh militer Israel. Pernyataan ini memperburuk ketidakpastian politik di Iran.

Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran sejak Sabtu lalu, termasuk di Teheran, telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga:

Siapa Pengganti Ayatollah Ali Khamenei? Ini Kandidat Kuat Pemimpin Tertinggi Iran

Iran Sementara Dipimpin 3 Anggota Dewan

Penundaan pemilihan pemimpin tertinggi Iran menimbulkan spekulasi mengenai stabilitas politik dalam negeri. Posisi Pemimpin Tertinggi memiliki peran sentral dalam menentukan arah kebijakan Iran, baik di bidang politik, militer, maupun hubungan internasional.

Pasca-gugurnya Ali Khamenei, pempimpin tertinggi Iran saat ini dipegang tiga anggota Dewan Pemimpin Sementara, yakni:

Ayatollah Alireza Arafi

Posisi: Anggota Dewan Penjaga Konstitusi sejak 2019, Wakil Ketua Majelis Pakar.

Masoud Pezeshkian

Posisi: Presiden Iran sejak 2024.

Gholam-Hossein Mohseni-Ejei

Posisi: Ketua Kehakiman Iran sejak Juli 2021.

(*)

#Mojtaba Khamenei #Iran #Ali Khamenei
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Bagikan