MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan tidak mau gegabah memutuskan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dilaksanakan dua hari dalam seminggu di ibu kota.
Ia pun meminta kepada dinas terkait untuk mengkaji lebih dalam usulan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat perihal CFD menjadi dua hari yakni Sabtu dan Minggu.
Karena ini saya tidak ingin terlalu buru-buru, maka saya minta sekarang ini didalami, dipelajari apa yang menjadi usulan untuk dua hari,
kata Pramono di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9).
Pramono mengatakan, Pemerintah DKI Jakarta juga mesti meminta saran dan masukan dari masyarakat soal adanya permintaan kegiatan olahraga tanpa kendaraan bermotor digelar selama 2 hari.
Baca juga:
Jalan Rasuna Said Dipakai untuk Kegiatan Car Free Day, Minggu 7 Juni
Dan juga tentunya kita tanyakan kepada warga,
ucap politikus senior PDI Perjuangan ini.
Lebih lanjut, Pramono mengingatkan, agar niat baik menciptakan lingkungan yang sehat tidak mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Ia menyoroti dampak penutupan jalan terhadap penunjang ekonomi dan transportasi, yang berpotensi menimbulkan masalah baru jika tidak diperhitungkan secara matang.
Jangan sampai keinginannya untuk membuat warga sehat ternyata malah membuat warga tidak sehat karena harus menanggung beban yang apa, jalan yang ditutup dan sebagainya dan sebagainya,
tuturnya.
Pramono menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh untuk tidak mengeluarkan kebijakan yang justru merugikan dan membebani mobilitas warga Jakarta.
Sehingga dengan demikian pasti kami akan putuskan pada saat yang tepat. Satu lagi kalau ada,
pungkasnya. (Asp).