MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secepatnya akan memutuskan usulan penyesuaian tarif tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) menjadi sebesar Rp 10 ribu.
Pramono mengklaim, tarif masuk kebun binatang Ragunan yang berada di ibu kota merupakan salah satu yang paling rendah di dunia.
Ragunan ini kebun binatang yang ada di ibu kota di dunia itu paling rendah, sehingga kami mempertimbangkan untuk penyesuaian tetapi belum diputuskan, saya segera akan memutuskan.
ujar Pramono, Kamis (17/9)
Ia menyebutkan, permintaan penyesuaian tarif tersebut tidak hanya berasal dari pengelola Taman Margasatwa Ragunan, tetapi juga dari masyarakat.
Pertimbangan penyesuaian tarif ini diperlukan mengingat tingginya biaya perawatan baik untuk flora dan fauna.
Baca juga:
Harga Tiket Masuk Ragunan Diusulkan Naik hingga Rp 10 Ribu, Pramono Segera Putuskan
Jumlah Kunjungan ke Kebun Binatang Ragunan Naik
Sementara di sisi lain, tingkat kunjungan ke kebun binatang Ragunan mengalami peningkatan, terlebih setelah diterapkannya kebijakan wisata Ragunan pada malam hari.
Meminta untuk itu karena harganya terlalu murah, sementara perawatan untuk hewan, fauna, flora, dan sebagainya juga cukup tinggi.
tambah Pramono
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, sebelumnya mengusulkan penyesuaian tarif retribusi masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.
Pada usulan tersebut, tarif orang dewasa berada di kisaran Rp 4.000 hingga Rp 10 ribu. Sementara itu, anak-anak Rp 3.000 hingga Rp 7.500.
Baca juga:
Pramono Ingin LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Minta Bantuan Danantara
Dimaz mengatakan, penyesuaian tarif diperlukan agar Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan dapat meningkatkan mutu pelayanan publik.
"Wacana ini sudah ada sejak tahun lalu dan sudah cukup lama, tetapi belum ada perkembangan. Makanya kami mendorong supaya ini bisa dipercepat," ujar Dimaz dalam keterangan, Jumat (4/9). (Asp).