Praja IPDN Gencarkan Bersih-Bersih di Kantor Pemerintah Aceh, Pelayanan Publik Segera Berjalan
Selasa, 06 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - PRAJA Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mulai membersihkan sejumlah kantor di pemerintahan daerah Aceh, khususnya di Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat aktivitas dan pelayanan publik pascabencana. Lumpur yang menggenangi ruangan dibersihkan. Para praja tampak bahu-membahu menyerok lumpur yang menggenangi ruangan.
?
Alat-alat kantor seperti meja dan kursi disisihkan dulu untuk bisa leluasa membersihkan lumpur. Sejumlah peralatan kantor yang rusak dipilah.
?
“Kami dari satuan praja madya dan praja muda IPDN kampus Jatinangor dan kampus daerah sedang melaksanakan pembersihan gedung Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kabupaten Aceh Taming,” kata Praja Madya IPDN, Yohanes D Busawer, Senin (5/1).
?
Praja asal Papua Barat Daya itu mengatakan para praja saling membantu dan bergotong-royong agar kantor bersih kembali dan dapat segera melakukan pelayanan kepada masyarakat.
?
“Kami harus bahu-membahu, gotong-royong untuk membantu pembersihan kantor pemerintahan yang ada di sini agar pegawai pemerintah di sini bisa mengakses kantor kembali. Dengan begitu, pemerintahan di Aceh Tamiang dapat berjalan kembali dengan aman dan bersih,” kata Yohanes.
Baca juga:
1.138 Praja IPDN Dikerahkan Bersihkan Lumpur Banjir di Aceh Tamiang
?
Sebanyak 1.138 praja IPDN dikirim ke Aceh Tamiang untuk membersihkan kantor-kantor pemerintahan yang terdampak banjir. Pemberangkatan ribuan praja itu dilakukan bertahap.
?
Kloter pertama diberangkatkan sebanyak 413 orang pada Sabtu (3/1). Kloter kedua dan ketiga selanjutnya diberangkatkan pada Minggu (4/1) dan Senin (5/1). Momen keberangkatan ini diunggah Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto lewat akun Instagram resminya, @bimaaryasugiarto. Dalam video itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melepas keberangkatan para praja pada Sabtu. Ia sempat menyampaikan pidato di dalam pesawat sebelum lepas landas.
?
“Misi kemanusiaan menolong saudara-saudara kita,” ujar Tito di hadapan para taruna.
?
Bima Arya ikut serta dalam keberangkatan itu. Saat tiba di Aceh Tamiang, Bima memberikan pengarahan kepada praja yang bertugas dan mengingatkan bahwa mereka berada di medan perjuangan. “Adik-adik praja, ini merupakan medan perjuangan selama paling tidak satu bulan. Tugas kita di sini yakni membersihkan kantor-kantor dinas,” ucap dia.
?
Sebanyak 413 praja yang tiba lebih dulu kemudian diarahkan ke bangunan besar semiterbuka yang di dalamnya terdapat tandu-tandu lipat sebagai tempat tidur mereka. Para praja berjalan di atas lumpur, di antaranya ada yang membawa bendera merah putih dan menancapkannya di lokasi sekitar bangunan.
?
“Arahan Pak Mendagri Tito, praja akan bantu proses percepatan aktivivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana,” ujar Bima.(pon)
Baca juga:
Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang