Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Bakal Hadiri Hari Buruh 2026 di Monas, Pemerintah Tegaskan Berpihak ke Pekerja

Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir dalam peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).

Kehadiran kepala negara pada momentum May Day ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat hubungan dengan kalangan pekerja di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan bahwa pemerintah berdiri bersama buruh.

Menurut Qodari, kesejahteraan pekerja dan kesehatan dunia usaha bukan lah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu tujuan yang sama.

"Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta," ujar Qodari kepada wartawan, Rabu (29/4).

Baca juga:

Muhammad Qodari Resmi Jadi Kabakom, Akui Tantangan Komunikasi Pemerintah Semakin Kompleks

Dilantik Jadi Kepala Bakom, Harta Muhammad Qodari Tembus Rp 261,9 Miliar

Qodari mengatakan, pemerintah ingin menegaskan bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh.

Menurutnya, negara hadir sebagai pelindung pekerja, sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja.

Di sisi lain, pemerintah juga menyadari bahwa menjelang peringatan Hari Buruh, berbagai kekhawatiran masih dirasakan oleh masyarakat, terutama kalangan pekerja.

Mulai dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), tekanan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi menjadi isu yang terus membayangi.

"Pemerintah mencatat dan memahami keresahan ini. Negara hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja," katanya.

Dengan kehadiran Presiden dalam peringatan Hari Buruh tahun ini, pemerintah diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha berjalan beriringan. (Asp)

Baca Artikel Asli