MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertakziah ke rumah Taka petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) yang meninggal karena kasus tabrak lari oleh pengendara sepeda motor, pada Kamis (23/7) pagi.
Tak hanya melayat, Anies juga mengangkat keranda jenazah petugas PPSU Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara itu.
Baca Juga
Di Kantor Anies, Biduan Curhat Lego Barangnya Gegara Organ Tunggal Dilarang
"Petugas kita namanya Taka usianya 40an yang tadi pagi wafat korban kecelakaan sejauh ini informasinya tabrak lari," kata Anies usai takziah di Jakarta Utara.
Anies meminta, pelaku tabrak lari Taka harus bertanggung jawab dan jangan menjadi pengecut yang kabur begitu saja setelah menabrak.
"Ke pelaku ambil sikap bertanggung jawab jangan pengecut," papar Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun mengatakan bahwa kasus tabrak lari Taka kini tengan diinvestigasi dan ditangani oleh aparat kepolisian.
Anies pun menyarankan, agar pelaku tabrak lari pasukan orange itu untuk menyerahkan diri dan bertanggung jawab. Apalagi korban diketahui memiliki dua orang anak yang diantaranya masih berusia tiga bulan.
Kedua anak tersebut kini harus menjadi yatim akibat peristiwa kecelakaan itu.
Baca Juga
"Meninggalkan ada dua anak yang sekarang yatim karena korban tabrak lari tadi jadi saya minta pelaku untuk serahkan diri ambil sikap tanggung jawab," ungkap Anies.
"Tidak mungkin bisa lari dari tanggung jawab mungkin di dunia bisa bebas tapi di akherat harus bertanggung jawab," tutupnya. (Asp)