Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Positivity Rate Kasus Corona di Jakarta Turun Jadi 9,3 Persen

Zulfikar Sy - Senin, 26 Oktober 2020

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota pada Jumat (23/10). Dengan positivity rate 9,3 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 771 jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.546 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.827 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 771 positif dan 7.056 negatif.

Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 469 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 12.012 orang yang masih dirawat atau isolasi.

Baca Juga:

Puluhan Anak Positif COVID-19, Pemkot Solo Evaluasi Kebijakan Anak Boleh ke Mal

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 100.991 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 86.815 dengan tingkat kesembuhan 86 persen, dan total 2.164 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Bus pembawa pasien COVID-19 dari Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, Senin (19/10/2020).(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Bus pembawa pasien COVID-19 dari Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, Senin (19/10/2020).(ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 113.429. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.491," terangnya.

Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,3 persen. Angka itu turun dari sebelumnya sebesar 10,5 persen. Sementara, persentase kasus positif secara total sebesar 8,4 persen.

Baca Juga:

Jokowi Diminta Tunggu Hasil Uji Klinis Sebelum Vaksinasi COVID-19

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)

Baca Juga:

Pemkot Depok Mulai Data Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19

Baca Artikel Asli