Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 13 menit lalu
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset

Warga melintas disalah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KRISIS lahan makam di Jakarta belum disikapi serius oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pemerintah DKI belum mengalokasikan anggaran pembelian lahan baru pemakaman dalam rancangan APBD 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menjelaskan alasan Pemprov DKI tidak anggarkan lahan makam tahun depan. Pemerintah DKI, menurutnya, masih mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.

"Terkait dengan kebutuhan lahan makam, memang saat ini kita perlu mengidentifikasi terlebih dahulu lahan yang dimiliki oleh Pemprov," kata Atika di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10).

Menurut Atika, Pemprov DKI perlu memastikan terlebih dahulu ketersediaan lahan milik daerah sebelum memutuskan strategi pengadaan lahan makam. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya optimalisasi penggunaan aset yang sudah dimiliki pemerintah. "Karena kita perlu melakukan strategi yang paling efisien untuk bisa melakukan pelayanan dengan mengidentifikasi apa yang sudah dimiliki pemprov terlebih dahulu," ucap Atika.

Baca juga:

Lahan Makam Jakarta Kritis, DPRD Desak Anggaran Pembelian Tanah Baru Cuma Cukup 3 Tahun



"Oleh karenanya, ini yang sedang diupayakan dan dilakukan supaya memastikan agar kebutuhannya itu tepat guna dan juga efektif untuk proyeksi kebutuhan di masa depan," lanjutnya.

Krisis lahan permakaman di Jakarta kian mendesak. Dari 80 tempat pemakaman umum (TPU) yang tersedia, sebanyak 69 TPU sudah penuh dan hanya melayani pemakaman dengan sistem tumpang. Namun, DPRD DKI Jakarta menyoroti belum adanya alokasi pengadaan tanah untuk makam baru dalam Rancangan APBD (RAPBD) 2027.

Sekretaris Fraksi Demokrat-Perindo DPRD DKI Jakarta Lazarus Simon Ishak mengatakan petak makam yang masih tersedia diperkirakan hanya cukup untuk sembilan bulan.

"Dengan rata-rata 100 pemakaman setiap hari, petak makam yang siap pakai diperkirakan hanya cukup sekitar sembilan bulan, atau habis sebelum pertengahan 2027," kata Lazarus dalam pemandangan umum fraksinya terhadap Raperda APBD DKI Jakarta 2027.

Menurut Lazarus, pengadaan lahan makam baru tidak bisa lagi ditunda. Proses pembelian tanah membutuhkan kajian dan penetapan lokasi sehingga pemerintah daerah perlu segera menyiapkan anggarannya.

"Keluarga yang berduka tidak semestinya masih harus mencari petak makam, memakamkan kerabatnya jauh ke luar kota, apalagi berhadapan dengan pungutan liar di TPU," tuturnya.(Asp)

Baca juga:

Krisis Lahan Makam Jakarta, Solusi Tumpang dan Wacana Teknologi Kuburan Instan

#Lahan Makam #DKI Jakarta #Pembebasan Lahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - 1 jam, 13 menit lalu
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Bagikan