MerahPutih Nasional- Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 Mabes Polri berhasil meringkus terduga teroris Ar alias Abu Fauzan di daerah Bekasi, Jawa Barat. Ia bertugas sebagai kurir yang memberangkatkan warga Indonesia yang ingin bergabung dengan ISIS.
Analis Kebijakan Madya Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) berasil menangkap AR alias Abu Fauzan.
"Dia (Abu Fauzan) masuk dalam kategori yang mengajak memotifasi kemudian merekrut Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dengan ISIS. Pastinya ada kaitan ISIS dari tempat asalnya di Timur Tengah," kata Rikwanto saat ditemui usai acara diskusi "Awas! Sangsi Tegas Incar Penggiat Medsos di Pilkada 2017, di Media Center Gedung DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Kamis (29/9).
Rikwanto mengatakan terkait penangkapan tersebut, pihaknya terus mendalami peran AR, khususnya dana dan donasi bagi WNI yang ingin ke Suriah.
"Untuk donasi kita sedang telusuri dan mendalami mereka nggak mungkin bisa bergerak dan membuat orang tertarik kalau tidak anggaran yang cukup paling tidak untuk membuat mereka pindah dari satu tempat ke tempat yang lain juga bekal tiket ke Suriah," tuturnya.
Untuk itu, pihak kepolisian juga berencana untuk menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menyelidiki aliran dana teroris.
"Kita sedang menelusuri aliran dana terorisme. Kami berencana akan menggandeng PPATK. Hal ini dikarenakan akses dana teroris begitu luar biasa, dana tersebut darimana dan kemana saja serta siapa saja yang terlibat di dalamnya," pungkasnya. (Abi)
BACA JUGA:
- Imam Besar Masjid Istiqlal: ISIS Selewengkan Arti Hijrah dan Jihad
- Imam Besar Masjid Istiqlal Kecam Kekerasan Bom Bunuh Diri
- Ketika Hijrah Dimaknai Sebagai Cinta Tanah Air
- Agama Jangan Dipahami Hanya 'Kulitnya'
- Peran Ulama Sangat Penting untuk Melawan Radikalisme