Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PKS Anggap Listyo Sigit Bisa Petakan Situasi Sosiologis Masyarakat Indonesia

Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Februari 2021

Merahputih.com - Aksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi NU dan Muhammadiyah lalu silaturahmi ke Rabithah Alawiyah di awal kinerjanya menuai perhatian.

Anggota DPR dari Fraksi PKS, Aboebakar Al-Habsy menilai upaya dan langkah Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini sangat tepat dan sesuai dengan harapan.

Baca Juga:

Listyo Sigit Diminta Berdayakan dan Promosikan Perwira dari Tanah Papua

“Beliau bisa memetakan dengan baik bagaimana situasi sosiologis masyarakat Indonesia,” ungkap pria yang akrab disapa Habib Aboe ini dalam keteranganya, Senin (1/2).

Memilih untuk bersilaturahim ke Rabithah Alawiyah pada awal masa jabatannya, imbuh Habib Aboe, adalah langkah yang cukup taktis.

Rabithah Alawiyah adalah ormas yang anggotanya dzurriyah atau keturunan Rasulullah. Sehingga banyak yang dihormati oleh masyarakat. "Ini menunjukkan Kapolri paham sekali tokoh-tokoh yang menjadi kunci,” terang Sekjen DPP PKS ini.

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) saat bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah, Jumat (29/1). (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri) saat bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah, Jumat (29/1). (Foto: MP/Kanugrahan)

Pesan yang disampaikan Kapolri pun dinilai tepat. Yaitu meminta agar Rabithah Alawiyah membantu supaya pesan kamtibmas dari kepolisian bisa tersampaikan kepada umat dengan bahasa-bahasa yang mudah dipahami.

“Saya berharap langkah yang dilakukan Kapolri pada awal masa jabatannya ini akan mampu membawa sinergi antara ulama dan umara,” jelas dia.

Baca Juga:

100 Hari Kerja, Jenderal Listyo Rombak Seluruh Pelayanan Publik di Kantor Polisi

Dengan sinergi yang baik antara ulama dan umara, maka akan dapat diberikan pelindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan demikian akan dapat dilaksanakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara maksimal,” tutur Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI ini. (Knu)

Baca Artikel Asli