Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Pengamat Sebut Regenerasi Kapolri Keniscayaan, Keputusan Tetap Hak Prerogatif Presiden

Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo. Foto: Dok/Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENGAMAT kepolisian sekaligus wartawan senior yang telah lama meliput institusi Polri, Naek Pangaribuan, menilai pergantian Kapolri merupakan bagian dari regenerasi organisasi yang wajar dan harus ditempatkan dalam koridor konstitusi, bukan didorong tekanan demonstrasi maupun spekulasi yang berkembang di ruang publik. Pernyataan tersebut disampaikan Naek setelah mencuatnya kembali isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Naek mengatakan polemik yang berkembang seharusnya menjadi pengingat bahwa mekanisme pengangkatan maupun pemberhentian Kapolri telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan.


“Pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden (Prabowo Subianto) dengan mekanisme yang telah diatur dalam undang-undang. Pergantian bukan ditentukan tekanan opini publik, isu media sosial, maupun demonstrasi,” kata Naek Pangaribuan.


Menurutnya, pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyebut pergantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden juga telah mencerminkan prinsip ketatanegaraan yang harus dihormati seluruh pihak. Naek menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolri diangkat dan diberhentikan Presiden dengan persetujuan DPR.

Baca juga:

Tanggapi Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit: Itu Hak Prerogatif Presiden


“Negara hukum harus menjadikan konstitusi sebagai rujukan utama. Jabatan strategis tidak boleh berubah hanya karena tekanan politik sesaat,” ujar Naek kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/8).


Di sisi lain, Naek menilai regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam organisasi modern. “Regenerasi bukan berarti bentuk ketidakpuasan terhadap pemimpin yang sedang menjabat. Justru regenerasi merupakan bagian dari sistem organisasi yang sehat untuk melahirkan gagasan, inovasi, dan energi baru,” katanya.


Ia menilai Polri memiliki sumber daya kepemimpinan yang memadai untuk melanjutkan estafet organisasi. Saat ini terdapat lebih dari 20 komisaris jenderal polisi aktif yang memiliki pengalaman memimpin berbagai satuan kerja maupun wilayah. “Regenerasi tidak akan membuat Polri kehilangan figur. Sebaliknya, itu menunjukkan organisasi memiliki stok kader kepemimpinan yang berkualitas,” ucapnya.


Naek juga mengingatkan organisasi yang sehat tidak boleh bergantung pada satu figur. “Semakin lama seseorang memegang kekuasaan, semakin besar tantangan menjaga objektivitas, integritas, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, hal yang harus dibangun yakni sistem yang mampu melahirkan para pemimpin baru secara berkelanjutan,” katanya.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjabat Kapolri sejak 27 Januari 2021 dan menjadi salah satu Kapolri dengan masa jabatan terpanjang pada era setelah Reformasi. Meski demikian, Naek menegaskan panjangnya masa jabatan tersebut merupakan kebijakan Presiden yang menilai kesinambungan kepemimpinan masih diperlukan pada periode tertentu.

“Namun, ketika saatnya tiba, regenerasi juga harus dilakukan secara tertib, bermartabat, dan sesuai konstitusi. Bukan karena tekanan demonstrasi ataupun rumor politik,” ujarnya.


Ia menambahkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri juga menjadi kesempatan bagi perwira-perwira senior dari angkatan Akademi Kepolisian 1992 hingga angkatan berikutnya yang kini dinilai telah matang dari sisi pengalaman dan kepemimpinan.

“Pada akhirnya yang paling penting bukan siapa yang menjadi Kapolri, melainkan bagaimana Polri terus berkembang menjadi institusi yang profesional, modern, dipercaya masyarakat, dan mampu menegakkan hukum secara adil,” tutur Naek.(knu)

Baca juga:

Belum Ada Surat dari Presiden Prabowo, DPR Jamin Posisi Kapolri Jenderal Sigit masih Aman

#Kapolri #Polri #Listyo Sigit Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Indonesia
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Menurut Sigit, keamanan menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan industri.
Yusuf Abdillah - Jumat, 11 September 2026
Sering Ganggu Dunia Usaha, Kapolri Perintahkan Sikat Pungli dan Premanisme
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Ia merupakan sahabat Megawati Soekarnoputri, mantan presiden sekaligus putri mantan Presiden Soekarno, karena sama-sama bersekolah di Perguruan Cikini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Anak Pertama Mantan Kapolri Jenderal Hoegenf Meninggal Dunia
Indonesia
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menindak tegas pelaku karhutla hingga korporasi. Polri telah menangani 200 LP dengan 138 tersangka dan 8 korporasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Minta Korporasi Pelaku Karhutla Diusut: Kalau Perlu Semua Izinnya Dicabut
Indonesia
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Mereka akan melaksanakan tugas selama 10 hari, atau menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan situasi di wilayah.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla, Terjunkan 322 Personel
Bagikan