Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
Jumat, 02 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perihal insiden gunungan sampah yang longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Bekasi pada Rabu (31/12/2025).
Dalam kejadian tersebut, sampah yang longsor juga mengenai tiga truk sampah hingga terperosok hingga masuk ke dalam kali.
"Insiden yang terjadi kemarin tidak bisa dianggap enteng saja. Beruntungnya, longsor kemarin tidak mengarah ke permukiman di sekitar TPST Bantar Gebang. Kalau itu terjadi, nyawa banyak orang akan terancam," kata Bun, Jumat (2/12).
Bun mengatakan Pemprov DKI harus senantiasa mengingat apa yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah ketika mengalami longsor pada 2005. Dalam kejadian tersebut, sampah longsoran menimpa permukiman dan mengakibatkan 157 orang meninggal dunia. "Kita harus terus mengingat tragedi di TPA Leuwigajah. Lebih dari 100 orang meninggal dunia karena terjadinya longsor di TPA tersebut. Jangan sampai peristiwa itu terulang kembali di sini," ucap dia.
Baca juga:
Ia meminta agar Pemprov DKI mengambil langkah-langkah jangka pendek hingga jangka panjang untuk mengatasi permasalahan penumpukan sampah di TPST Bantar Gebang yang memang sudah hampir mendekati kapasitas maksimalnya. "Sampah di Bantar Gebang ini merupakan isu yang pelik. Memang, kondisinya sudah nyaris mencapai kapasitas maksimal. Sehingga, perlu ada solusi untuk mengatasinya secara jangka pendek dan panjang," jelasnya.
Secara jangka pendek, mungkin titik-titik pembuangan sampahnya bisa disebar lagi agar beban penampungan di dalam TPST Bantar Gebangnya lebih merata dan tidak terlalu besar di satu tempat.
"Selain itu, proyek-proyek pengelolaan sampah di Jakarta juga bisa dipercepat agar dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Bantar Gebang secara signifikan," pungkasnya.(Asp)
Baca juga: