Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Peringatan Terakhir, Iran Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker di Lepas Pantai Sirik!

Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026

MerahPutih.com - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membuktikan ancamannya semua kapal yang nekat melintasi Selat Hormuz dianggap sebagai musuh dan akan langsung diserang.

Baca juga:

Neraka Selat Hormuz: Iran Anggap Semua Kapal Musuh, Nekat Melintas Bakal Diserang!

Terbaru, Militer Iran melepaskan tembakan peringatan terhadap sebuah kapal tanker di lepas pantai Kota Sirik, Iran selatan, Jumat (12/6).

“Kami terus mengendalikan Selat Hormuz dan akan bertindak tegas terhadap kapal mana pun yang mencoba melintasinya,” Komando IRGC, dalam siaran televisi satelit Al-Alam, Jumat (12/6).

Selat Hormuz Ditutup Total

Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) sehari sebelumnya telah mengonfirmasi penutupan total jalur pelayaran di Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Insiden di Sirik itu menjadi peringatan keras sekaligus yang terakhir dari Iran bagi kapal-kapal yang mencoba melanggar larangan berlayar di Selat Hormuz.

Baca juga:

Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Kapal Nekat Melintas Selat Hormuz Akan Diserang

Sejak kemarin, Militer Iran menegaskan setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pihak yang berkolaborasi dengan musuh dan akan mendapatkan sanksi tegas.

“Tidak ada kapal yang boleh meninggalkan pelabuhan di Teluk Persia maupun Teluk Oman. Mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai bentuk kolaborasi dengan musuh," demikian pernyataan Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), dikutip Antara, Kamis (11/6).

Baca juga:

IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka

Sejak Kamis dini hari waktu setempat, Iran resmi menutup total jalur pelayaran melalui Selat Hormuz untuk semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal dagang, menyusul serangan Amerika Serikat baru-baru ini ke wilayah mereka.

"Setiap kapal yang mencoba melintasi akan diserang," Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps.

(*)

Baca Artikel Asli