Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026

Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026

MerahPutih.com - Penggunaan transportasi umum di Jakarta terus menunjukan peningkatan yang signifikan. Pada triwulan II 2026, jumlah masyarakat yang menggunakan Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai 230,8 juta orang atau naik 9,7 persen dari tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Masyarakat yang menggunakan TJ, MRT, LRT mencapai 230,8 juta penumpang pada triwulan kedua ini, jadi sampai dengan bulan Juni ini atau naik sekitar 9,7 persen,

kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat acara Jakarta Budget Talks dengan tema Menavigasi APBD Jakarta: Perkuat Kinerja, Kepentingan Publik Terjaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7).

Pramono menambahkan, Pemprov DKI juga memberikan berbagai insentif fiskal bagi penyelenggara berbagai event. Insentif fiskal yang diberikan tersebut berhasil mendorong transaksi ekonomi hingga Rp 67,5 triliun melalui berbagai rangkaian acara Jakarta Festive Wonders.

Berbagai kegiatan tersebut berhasil mendorong aktivitas ekonomi pariwisata dan konsumsi masyarakat,

ucapnya.

Baca juga:

13 Tewas dalam Kecelakaan Pikap dan Truk di Indramayu, DPR Desak Evaluasi Total Keselamatan Transportasi

Tak hanya itu, indikator pariwisata juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal itu ditunjukan dengan jumlah wisatawan nusantara yang mencapai 8,82 juta perjalanan. Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara juga naik 8,17 persen (yoy) atau 1,04 juta kunjungan.

Untuk menjaga momentum tersebut, Pemprov DKI terus meningkatkan layanan transportasi publik dan infrastruktur pendukung yang semakin baik dan terintegrasi. Salah satunya yakni dengan menambah konektivitas LRT dari Stasiun Pegangsaan Dua hingga Manggarai.

Pramono menyebut, rute baru LRT tersebut rencananya akan diresmikan pada Agustus mendatang. Selain itu, juga tengah dibangun perpanjangan konektivitas MRT Fase 2A rute Bundaran HI-Kota.

Kami meyakini bahwa ketika mobilitas ini menjadi lebih baik, mudah-mudahan ini menjadi trigger ekonomi di Jakarta juga menjadi semakin baik karena transportasi adalah salah satu penanda untuk bagaimana Jakarta ekonominya tumbuh dengan baik,

katanya. (Asp).

Baca Artikel Asli