Pengamat Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar melihat harga kebutuhan pokok tahun ini lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Stabilitas harga ini dipengaruhi oleh distribusi yang lancar dan tidak adanya penimbunan.
"Tidak ada penimbunan sehingga tidak ada penahanan stok. Ini karena sudah ada ketentuan HET yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan," kata Hermanto di Jakarta, Selasa (7/4).
Selain itu, dengan adanya Satgas Pangan juga berkontribusi menjaga stabilitas harga selama ini. Satgas inilah yang berperan memastikan para pedagang patuh terhadap aturan yang dibuat menteri.
"Karena kalau hanya aturan tanpa ada satgas bisa saja mereka (pedagang) melanggar. Jadi memang ada sinergitas yang baik antara kebijakan HET dengan Satgas Pangan," ucapnya.
Menurutnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sangat rajin dalam melakukan sidak yang bertujuan menstabilkan harga. Komunikasi yang dijalin menteri dengan pedagang juga menjadi kunci stabilitas harga selama ini.
"Pak menteri yang sekarang lebih rajin. Dia sering sidak dan menjalin komunikasi dengan pedagang sehingga mereka mau ikut aturan menteri. Karena bisa saja, 'kan dikeluarkan HET tapi seolah dipatuhi pedagang. Dengan sidak maka menteri bisa lihat sendiri bahwa benar pedagang mengikuti aturan yang ada. Dampaknya saat ini inflasi jauh lebih baik dibanding sebelumnya," tandasnya.
Seperti diketahui, inflasi pada Juni mencapai 0,69% dan Mei 0,39% atau mencapai 1,08%. Adapun, jika dibandingkan dengan momen Ramadan dan Lebaran pada 2014-2016, besaran inflasi mencapai 1,36% pada 2014, 1,47% pada 2015 dan 1,35% pada 2016.
Baca berita terkait Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita lainnya di: Pengamat: Pemerintah Berhasil Tekan Gejolak Harga Kebutuhan Pokok