Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemkot Yogyakarta Ubah Strategi Vaksinasi Dari Mal ke Balai Desa

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Maret 2022

MerahPutih.com- Pemerintah Kota Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta terus mengejar target vaksinasi penguat atau booster. Paling tidak, saat ini masyarakat semakin mudah menjangkau vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryan mengatakan, kegiatan vaksinasi ini akan dilakukan di balai desa atau kantor kecamatan setempat. Sebelumnya hanya dilakukan di pusat pelayanan kesehatan dan sentra vaksinasi.

Baca Juga:

Pemkot Solo Kejar Target Vaksinasi Booster 70 Persen Sebelum Idul Fitri

"Jika layanan vaksinasi hanya dibuka di fasyankes dan sentra vaksinasi, mungkin banyak yang enggan datang karena merasa tempatnya jauh. Makanya, dengan didekatkan seperti ini bisa lebih mudah dijangkau," katanya di Yogyakarta, Selasa (22/03)

Ia mencontohkan, saat layanan vaksinasi dosis penguat masih dibuka di sentra vaksinasi XT-Square, peminatnya rendah dan dosis vaksin yang disediakan tidak terserap 100 persen.

"Misalnya kami membuka layanan untuk 2.000 dosis tetapi yang datang hanya 600 atau 700 orang," katanya.

Namun, kata ia, saat digelar di kantor kelurahan, vaksin yang ada terserap hampir 100 pesen. Salah satu contohnya kegiatan vaksinasi di Kelurahan Bumijo pekan lalu.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan 420 dosis vaksinasi dosis penguat untuk warga yang berdomisili di kelurahan tersebut.

Vaksinasi. (Foto: MP/Patricia Vicka)
Vaksinasi. (Foto: MP/Patricia Vicka)

"Warga antusias mengantri dari pagi demi mendapatkan vaksinasi ini," katanya.

Dineks turut menggelar vaksinasi booster di Kantor Balaikota setiap Rabu dan Kamis. Pemkot menyiapkan menyiapkan 100-200 dosis vaksin sekali event berlangsung. Warga wajib mendaftar secara daring melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) terlebih dahulu.

Berdasarkan catatan Pemkot Yogyakarta, vaksinasi dosis penguat untuk lansia sudah mencapai 58,31 persen dari target dan secara capaian secara keseluruhan tercatat sebanyak 43,6 persen.

Pemkot menargetkan capaian vaksinasi penguat melebihi 70 persen sebelum moment Ramadan dan Idul Fitri tiba. Sehingga jumlah kasus Covid-19 usai Lebaran melandai.

"Warga yang mengikuti vaksinasi harus terdaftar terlebih dulu. Kami pun memprioritaskan vaksinasi untuk lansia karena biasanya warga yang sudah berusia tua enggan mengikuti vaksinasi jika lokasinya jauh," kata Lurah Bumijo Ani Purwati. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemkot Solo Dirikan Sentra Vaksinasi di Graha Wisata

Baca Artikel Asli