Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Jumat, 02 Januari 2026 -
MERAHPUTIH.COM - PEMKOT Solo resmi menghentikan layanan operasional angkutan Batik Solo Trans (BST) Koridor 6 dan angkutan feeder Koridor 11 secara permanen mulai 1 Januari 2026. Langkah tersebut dilakukan karena pemerintah pusat menghentikan pemberian subsidi. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Taufiq Muhammad mengatakan penghentian operasional dua koridor transportasi publik itu sudah dipublikasikan kepada masyarakat.
“Kami telah publikasikan kepada masyarakat terkait dengan penghentian operasional BST Koridor 6 dan angkutan feeder Koridor 11,” ujar Taufiq, Jumat (2/1).
Dia menegaskan penghentian operasional BST Koridor 6 terjadi karena tidak adanya anggaran atau pendanaan dari pusat untuk operasional koridor tersebut. Anggaran operasional yang berkaitan dengan program Buy The Service hanya untuk BST Koridor 1. “Koridor lain sudah didanai APBD Kota Surakarta sehingga pemerintah kota terpaksa menghentikan operasional BST Koridor 6,” kata dia.
Untuk menggantikan BST Koridor 6, kata dia, yang beroperasi hingga RS Indriati Solo Baru, pihaknya memastikan rute terkait sudah dikoordinasikan dengan pengelola Trans Jateng. Hal itu berarti penumpang yang hendak menuju ke kawasan Solo Baru dari Terminal Tirtonadi atau rute terkait lainnya masih bisa menggunakan Trans Jateng dengan tarif Rp 5.000/orang untuk penumpang umum dan Rp 1.000/orang untuk kelompok pelajar, buruh, lansia, veteran, dan disabilitas. "Penumpang yang biasa menggunakan BST Koridor 6 untuk sementara ini bisa menggunakan armada Trans Jateng dulu yang melintas juga di jalur yang sama," kata dia.
Baca juga:
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
Selain BST Koridor 6, Dishub Surakarta juga menghilangkan satu koridor angkutan feeder yakni Koridor 11. Alasannya yakni layanan feeder di jalur tersebut tidak cukup ramai sehingga layanan yang sebelumnya melintas di rute Terminal Tirtonadi - Pasar Klewer PP dihilangkan dan layanannya disesuaikan dengan kelima koridor yang masih ada sampai hari ini.
"Untuk pengguna feeder yang biasa naik dari Terminal Tirtonadi ke Pasar Klewer sekarang bisa menggunakan feeder Koridor 7 karena rutenya sudah disesuaikan ulang. Jadi untuk feeder Koridor 11 tidak sekadar dihilangkan, tetapi dilengkapi dengan penyesuaian rute. Rute yang di sana di-cover angkutan feeder yang sebelumnya melayani rute lain," ucap dia.
Dengan demikian, BST, kata dia, hanya punya 5 koridor yang masih beroperasi seperti BST Koridor 1 Terminal Palur-Bandara Adi Soemarmo, Koridor 2 Terminal Palur-Stasiun Purwosari, Koridor 3 Terminal Kartasura-Taman Lansia (belakang UNS), Koridor 4 Terminal Kartasura- Terminal Palur, dan Koridor 5 Terminal Kartasura-Simpang Sidan (Bekonang/Sukoharjo).
Sementara itu, angkutan feeder juga disesuaikan menjadi lima koridor dengan rute feeder Koridor 7 RS Ngipang-Pasar Klewer, Koridor 8 Sub Terminal Pelangi Mojosongo Pasar Legi, Koridor 9 Sub Terminal Pelangi-RSUD Bung Karno Semanggi, Koridor 10 Terminal Palur-Pasar Klewer, dan Koridor 12 Pasar Klewer-Gentan (Sukoharjo).(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Walkot Pengganti Solo Berang Pusat Cabut Subsidi Bus Batik Solo Trans