Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Pemkot Siapkan Solo Techno Park Sebagai Tempat Karantina Pemudik

Andika Pratama - Senin, 05 April 2021

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, memutuskan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tanggal 5-18 April 2021.

Dalam aturan PPKM mikro tersebut, Pemkot Solo memutuskan menyiapkan Solo Techno Park (STP) sebagai tempat karantina masyarakat yang nekat mudik saat Lebaran nanti.

Baca Juga

Politisi Senayan Minta Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Mudik

Lokasi rumah karantina yang berada di belakang Universitas Sebelas Maret (UNS) Kecamatan Jebres. telah beberapa kali digunakan untuk ruang isolasi.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, berdasarkan hasil rapat terkait perpanjangan PPKM jilid 5 ada beberapa yang telah disepakati. Di antaranya, terkait larangan mudik Lebaran.

"Pemerintah sudah jelas melarang mudik. Jadi kami harus mendukung pemerintah dengan menyiapkan rumah karantina," ujar Gibran, Senin (5/4).

Warga yang nekat mudik Lebaran 2020 dillakulan karantina di rumah karantina. (MP/Ismail)
Warga yang nekat mudik Lebaran 2020 dillakulan karantina di rumah karantina. (MP/Ismail)

Ia mengatakan soal lokasi karantina sudah disiapkan. Sarana dan prasarana sudah lengkap dan tinggal digunakan untuk karantina.

"Kebijakan larangan mudik tetap tidak berubah, sesuai keputusan pemerintah pusat. Termasuk larangan mudik bagi ASN (Aparatur Sipil Negara)," kata dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Ahyani mengatakan, pihaknya tetap mengacu pada pemerintah pusat, terkait larangan mudik. Kalau ada masyarakat yang tidak patuh, pihaknya sudah menyiapkan lokasi untuk karantina.

"Kalau yang mudik sudah sampai Solo tidak mungkin kita suruh putar balik. Nanti kalau sampai Solo ya kita siapkan tempat untuk karantina di Solo Technopark," kata Ahyani.

Di lokasi karantina Solo Techno Park, lanjut dia, bisa menampung 200 lebih tempat tidur. Bagi pemudik yang positif COVID-19 akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Bagi yang nekat mudik kami wajibkan membawa surat keterangan sehat, hasil swab dan lainnya dari dinas terkait. Untuk mempersempit ruang gerak pemudik, di perbatasan juga akan dilakukan screening," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Anies Tunggu Aturan Pemerintah Pusat soal Larangan Mudik

Baca Artikel Asli