MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo mengurangi masa libur dan cuti bersama akhir tahun. Pemda turut mengimbau warga Yogyakarta tidak berwisata dan berpergian keluar kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyarankan, warga berlibur ke destinasi wisata lokal di dalam wilayah Yogyakarta.
"Sudahlah penuhi saja tempat-tempat wisata di Yogyakarta. Kita kan punya laut, gunung, pantai, candi. Komplet semua. Yang penting protokol kesehatan dijaga," kata Aji di Yogyakarta, Jumat (4/12).
Baca Juga:
Berlibur keluar kota menurutnya membuat peluang seseorang membawa virus corona lebih tinggi. Selain itu, berwisata lokal dapat mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi di wilayahnya DIY.
"Kalau wisata keluar kota kena macet, capai. Tubuh jadi rentan kena penyakit termasuk COVID-19. Balik ke Yogyakarta gak sadar jadi pembawa virus corona. Juga tidak memberikan pemasukan terhadap ekonomi di DIY," kata mantan Kepala Disdikpora DIY ini.
Dengan mengunjungi destinasi wisata dan membelanjakan uangnya di Yogyakarta, menurut dia, warga DIY ikut membantu menghidupkan UMK dan sektor pariwisata.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan warganya agar pada saat masa liburan berhati-hati dalam menerima tamu dari luar daerah. Walaupun keluarga sendiri, warga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak saat berbicara.
Pemerintah DIY juga mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata tidak lengah atau lalai terhadap penerapan protokol kesehatan dalam menyambut wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengaku telah mengeluarkan surat edaran secara berkala untuk para pengelola destinasi wisata terkait penguatan penerapan protokol kesehatan, termasuk peningkatan kewaspadaan menyambut libur Natal dan tahun baru.
Baca Juga:
Ketua DPD Nilai Kebijakan Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun Tepat
Peningkatan kewaspadaan itu, menurut dia, juga merespons kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DIY yang meningkat beberapa waktu terakhir.
"Menyambut libur Natal dan tahun baru ini agar mempersiapkan diri dari sisi sarana prasarananya. Dilihat kembali apakah ada wastafel yang rusak, kemudian menambah stok handsanitizer dan thermo gun lagi," kata dia.
Singgih juga mendorong para wisatawan memanfaatkan teknologi aplikasi Visiting Jogja untuk melakukan pemesanan secara daring. Selain meminimalisasi kontak langsung, wisatawan juga tidak perlu lagi antre di loket.
"Ini juga membantu pemerintah jika memang diperlukan untuk tracing atau tracking," kata dia. (Teresa Ika/Yogyakarta)
Baca Juga:
Menko PMK Imbau Masyarakat Manfaatkan Libur Akhir Tahun dengan Bijaksana