Merahputih.com - Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok belum dapat dilakukan sesuai rencana pada pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan perkembangan pekerjaan perbaikan saluran bawah tanah, pembukaan jalan dilakukan secara bertahap, yakni lajur di sisi rel kereta ditargetkan mulai dibuka pukul 08.00 WIB dan lajur di sisi lainnya pada pukul 11.00 WIB.
Baca juga:
Jalan Lenteng Agung ke Depok Ditutup Sampai Besok Pagi, Ini 4 Pilihan Jalur Alternatif
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu.
Kepala Dishub DKI, Budi Awaluddin, mengatakan perpanjangan waktu pekerjaan diperlukan untuk memastikan proses perbaikan dapat diselesaikan secara aman dan optimal sebelum jalan kembali digunakan masyarakat.
Ia mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.

Kami memahami kondisi ini berdampak pada mobilitas warga yang melintas di kawasan Lenteng Agung. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan jalan dan,
kata Budi, Selasa (2/6).
Menurut informasi dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, keterlambatan penyelesaian pekerjaan terjadi karena proses penutupan dan sterilisasi area yang dimulai pada pukul 14.00 WIB. Setelah lokasi dinyatakan aman dan bersih, pekerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan secara penuh pada pukul 16.00 WIB.
"Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat," ujar Budi.
Baca juga:
Imbas Perbaikan Jalan Ambles, Arah Lenteng Agung–Depok Ditutup Hingga Besok Pagi!
Dishub DKI terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Petugas Dishub juga tetap disiagakan di sekitar lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu pengguna jalan menuju rute alternatif.
Dishub DKI mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi pemerintah. Perkembangan terbaru terkait pembukaan jalan akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala. (Asp)