Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita

Pelemahan Rupiah Bisa Berlanjut

Luhung Sapto - Selasa, 24 November 2015

MerahPutih Keuangan - Setelah dibuka menguat pagi ini nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berbalik arah. Aksi unjuk rasa para buruh di berbagai kota hari ini dapat menjadi sentimen negatif bagi gerak rupiah.

Seperti dilansir Bloomberg, Selasa (24/11) rupiah dibuka menguat ke Rp13.693 per dollar AS. Tapi, sejurus kemudian gerak rupiah berbalik arah melemah ke posisi Rp13.717 per dollar AS pada pukul 10:12 WIB. 

Berdasarkan data Yahoo Finance, nilai rupiah terhadap dollar AS melemah ke Rp13.712 per dollar AS. Beberapa saat kemudian, gerak rupiah menguat ke Rp13.691 per dollar AS. Kurs rupiah menguat 13 poin atau setara 0,09 persen. 

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta memprediksikan nilai tukar rupiah terhadap USD berpeluang melemah pada perdagangan hari ini. Hal ini sejalan dengan penguatan dollar AS ke posisi tertinggi delapan bulan di perdagangan New York pada Senin (Selasa pagi WIB). Para spekulan masih memantau kemungkinan Bank Sentral AS menaikan suku bunga acuan bulan depan. (Luh) 

BACA JUGA:  

  1. Belum Ada Sentimen Positif Angkat Rupiah
  2. Bank Mandiri Belum Berniat Turunkan Suku Bunga Kredit
  3. Awal Pekan, Rupiah Melemah Tipis
  4. Divestasi Freeport Lewat IPO Tidak Ada Dasar Hukumnya
  5. BRI Prediksi NPL Kuartal IV Menurun
Baca Artikel Asli