Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP Sebut Anies Belum Punya Program Atasi Angka Kemiskinan

Zulfikar Sy - Selasa, 20 April 2021

MerahPutih.com - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengkritik Gubernur Anies Baswedan yang hingga kini belum membuat program terobosan dalam mengatasi kemiskinan yang kini angkanya bertambah akibat COVID-19.

"Gubernur Anies Baswedan tidak memiliki program yang jelas untuk menanggulangi angka kemiskinan tersebut," ujar Wakil Ketua Fraksi PDIP Ima Mahdiah di Jakarta, Senin (20/4).

Ima menilai, kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Anies hanya bersifat pencitraan dengan mempercantik Jakarta dan jauh membuat program yang bersentuhan langsung dengan warga masyarakat.

Baca Juga:

Anies Sebut Gegara Pandemi COVID-19 Penduduk Miskin Jakarta Meningkat

"Terkesan hanya fokus kepada program-program beautifikasi semata," ucap mantan staf Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ini.

Adapun catatan jumlah presentasi angka kemiskinan di DKI Jakarta hingga maret 2020 sebesar 4.53 persen dari semula 3.42 persen di tahun 2019.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 dalam rapat paripurna ke DPRD DKI, pada Senin (19/4) kemarin.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/HO-layar tangkap PWI Pusat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/HO-layar tangkap PWI Pusat

Dalam LKPJ, Gubernur Anies menyebut, angka kemiskinan di ibu kota bertambah imbas dari pandemi COVID-19.

Berdasarkan data, penduduk miskin di Jakarta pada September 2020 tercatat sebesar 496,84 ribu orang atau 4,69 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin Jakarta pada periode September 2019 sebesar 362,30 ribu orang atau sebesar 3,42 persen.

"Pandemi COVID-19 menjadi faktor penyebab kenaikan jumlah penduduk miskin di ibu kota," ucap Anies.

Baca Juga:

Anies: Pemerintah Tengah Bahas Aturan Pengendalian Warga Mudik Lebaran

Anies tetap melancarkan pembelaan, katanya, jumlah penduduk miskin di DKI itu merupakan yang terendah bila dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

"Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan persentase jumlah penduduk miskin nasional sebesar 27,55 juta orang atau 10,19 persen," papar Anies. (Asp)

Baca Juga:

Perpanjang Lagi PPKM Selama 2 Pekan, Anies: Kita Belum Menang Lawan Pandemi

Baca Artikel Asli