Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP Bongkar Akar Masalah Rendahnya Serapan APBD di Era Anies

Wisnu Cipto - Senin, 12 November 2018

MerahPutih.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono buka suara terkait rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta pada November 2018 yang baru mencapai 54,7 persen.

Menurut Gembong, rendahnya serapan anggaran APBD 2018 di Pemprov DKI karena di era kepemimpinan Anies Baswedan banyak Kepala Dinas yang statusnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sehingga kurang berani untuk menentukan kebijakan anggaran.

"Walaupun dia (Plt Kepala Dinas) diberikan tugas sama seperti pejabat definitif, tapi saya yakin bahkan haqqul yakin mereka tidak akan mau menggunakan kewenangan secara maksimal," kata Gembong saat dihubungi wartawan, pada Senin (12/12).

gembong
Ketua Fraksi Partai PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono. MP/Asropih

Gembong pun menyarankan kepada Gubernur Anies untuk secepatnya melantik para Plt itu resmi menjadi Kepala Dinas agar APBD DKI Jakarta dapat diserap lebih maksimal.

"Kenapa, karena nasib dia belum jelas, maka kalau mau penyerapan ini maksimal, segera dilantik Plt, Plt itu jadi pejabat definitif, itu langkah pertama yang harus dilakukan," tutur politikus asal Wonogiri, Jawa Tengah itu.

Tak hanya itu, Gembong menuntut Anies juga harus mendorong dan memberi motivasi kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta untuk bekerja keras dalam rangka penyerapan anggaran.

Politisi PDIP ini pun prihatin dengan serapan anggaran Pemprov DKI baru mencapai 54, 7 persen atau Rp41,1 triliun dari total Rp75 triliun.

"Sampai bulan November penyerapan hanya 54 persen misalnya, sementara rakyat menunggu, duit menumpuk. Ekonomi di bawah kan juga tidak gerak juga karena duit yang tidak bergerak di masyarakat," tutupnya. (Asp)

Baca Artikel Asli