Merahputih.com - Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berangsur kembali normal setelah wilayah tersebut diguncang gempa. Sejumlah destinasi wisata dan fasilitas transportasi kini tetap beroperasi seperti biasa.
Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo masih melayani penerbangan sesuai jadwal. Aktivitas wisata di Gua Rangko juga berjalan normal dengan kondisi sarana dan prasarana yang dinyatakan aman.
Baca juga:
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Sementara itu, Desa Wisata Compang Liang Ndara kembali dibuka untuk wisatawan pada Sabtu (22/8/2026). Desa Wisata Wae Lolos juga tetap menerima kunjungan wisatawan.
Taman Nasional Komodo Tetap Beroperasi
Aktivitas wisata di Taman Nasional Komodo juga masih berlangsung normal. Pelayaran menuju kawasan wisata tersebut tetap beroperasi dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Menteri Pariwisata Widiyanti mengatakan Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan. Namun, wisatawan dan pelaku usaha pariwisata diminta tetap waspada mengingat gempa susulan masih terjadi.
Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,
kata Widiyanti dalam keterangan resmi.
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) juga terus memantau kondisi sejumlah fasilitas, mulai dari hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas publik, hingga akses transportasi di Labuan Bajo dan wilayah Flores.
Baca juga:
Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT
BPOLBF turut mengoperasikan layanan informasi untuk membantu wisatawan memperoleh informasi mengenai kondisi destinasi dan keamanan perjalanan setelah gempa.
Tidak Benar Pelabuhan Komodo Ditutup
BPOLBF bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo juga meluruskan informasi mengenai kabar penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo.
Informasi mengenai penutupan tersebut dinyatakan tidak benar. Imbauan yang berlaku berkaitan dengan potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah selatan Selat Sape.
Baca juga:
Michelle Monaghan Takjub Pertama Kali Lihat Komodo Saat Perjalanannya ke Indonesia
Sejauh pemantauan, pelabuhan-pelabuhan di Labuan Bajo masih melayani operasional kapal dan penumpang. Layanan angkutan perintis juga tetap berjalan dan belum ada permintaan perubahan atau deviasi trayek.
Meski aktivitas wisata mulai pulih, wisatawan tetap diimbau memperhatikan informasi resmi dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan selama berada di Labuan Bajo dan destinasi wisata di sekitarnya.